
RADAR BOGOR – Rantai motor yang tiba-tiba terasa kencang di satu posisi, tetapi kembali kendur ketika roda belakang diputar, menjadi gejala yang tidak boleh diabaikan.
Kondisi ini bisa terjadi pada motor yang sudah lama digunakan maupun kendaraan yang baru saja mengganti rantai motor dan gir.
Pada sepeda motor bertransmisi manual, rantai motor berperan penting dalam meneruskan tenaga mesin menuju roda belakang.
Karena itu, ketegangan rantai yang berubah-ubah sepanjang putaran roda dapat memengaruhi kinerja sistem penggerak dan kenyamanan berkendara.
Masalah tersebut tidak selalu disebabkan oleh penyetelan rantai yang kurang tepat.
Rantai yang aus tidak merata, gir belakang yang bengkok atau tidak berputar secara konsentris, hingga dudukan gir yang bermasalah juga bisa menjadi pemicunya.
Baca Juga: Curug Cibingbin Sentul, Destinasi Trekking di Bogor dengan Jalur Persawahan dan Air Terjun
Pembahasan mengenai gejala rantai kendor-kencang ini turut diulas dalam tayangan video di kanal YouTube MYD KREATIF.
Berikut sejumlah kemungkinan penyebab, risiko yang perlu diwaspadai, serta cara memeriksa rantai dan gir belakang sebelum menentukan langkah perbaikan.
1. Rantai Motor Terlihat Naik Turun Saat Roda Diputar
Cara awal untuk mengenali masalah ini adalah dengan memeriksa perubahan ketegangan rantai ketika roda belakang berputar.
Posisikan motor dengan stabil, matikan mesin, kemudian putar roda belakang secara perlahan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




