
RADAR BOGOR - Suara berisik pada mesin Honda Supra tidak selalu menandakan kerusakan berat.
Bunyi 'tik-tik' yang tidak beraturan, terutama saat mesin masih dingin, bisa berasal dari tensioner rantai keteng yang mulai melemah atau pergerakannya terganggu kotoran.
Masalah ini ditemukan dalam pemeriksaan Honda Supra yang dibagikan kanal YouTube Rumput Teki saat pemiliknya melakukan penggantian oli setelah menempuh jarak sekitar 3.200 kilometer.
Baca Juga: Mobil Susah Distarter Saat Mesin Panas? Komponen Ini Bisa Jadi Penyebabnya
Bagi warga Bogor yang menggunakan sepeda motor untuk aktivitas sehari-hari, mengenali sumber suara mesin penting agar kerusakan bisa ditangani lebih awal.
Pemeriksaan tensioner dan kondisi oli dapat membantu menentukan apakah motor hanya membutuhkan perawatan atau perlu penggantian komponen.
Bunyi Rantai Keteng Berbeda dengan Suara Klep
Rantai keteng atau rantai kamprat berfungsi menyelaraskan putaran poros engkol dengan noken as agar buka-tutup klep berlangsung sesuai waktunya.
Sementara itu, tensioner bertugas menjaga rantai tetap tegang sehingga tidak menimbulkan suara berlebihan.
Jika tensioner melemah atau rantai keteng mulai memanjang akibat pemakaian, suara berisik dapat muncul dari area mesin.
Pada kasus Honda Supra tersebut, bunyi terdengar tidak beraturan dan cenderung berkurang ketika mesin semakin panas.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




