Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Motor Matic Tersendat Saat Digas dan Sering Bikin Kesal? Ini 8 Penyebab yang Perlu Kamu Waspadai

Yosep Awaludin • Kamis, 11 September 2025 | 12:40 WIB
Ilustrasi berkendara motor yang aman di jalan tak rata.
Ilustrasi berkendara motor yang aman di jalan tak rata.

RADAR BOGOR - Motor matic jadi pilihan favorit banyak orang di Indonesia. Alasannya simpel, karena praktis digunakan dan tidak perlu repot mengganti gigi seperti motor bebek atau sport. Tinggal gas, motor pun langsung jalan.

Namun, ada satu masalah yang sering bikin kesal pemilik motor matic, yaitu kondisi mesin yang terasa brebet atau tersendat saat digas.

Masalah ini bisa muncul tiba-tiba, dan tentu saja mengganggu kenyamanan berkendara, apalagi kalau sedang di jalan raya. Banyak faktor yang bisa bikin motor macik jadi brebet.

1. Filter Udara Kotor

Komponen ini berfungsi untuk menyaring debu agar tidak masuk ke ruang bakar. Kalau filter sudah terlalu kotor, aliran udara akan terhambat, sehingga pembakaran jadi tidak sempurna.

2. Busi Bermasalah

Busi yang sudah aus, kotor, atau percikan apinya lemah akan membuat mesin susah menyala dengan baik. Akibatnya, motor terasa tersendat saat ditarik gas.

3. Injektor Tersumbat

Injektor yang kotor membuat suplai bensin ke mesin terganggu. Saat bahan bakar tidak keluar dengan lancar, tarikan motor pun jadi tidak mulus.

4. Kualitas Bahan Bakar Buruk

Penyebab lain yang sering luput diperhatikan adalah kualitas bahan bakar. Menggunakan bensin oplosan atau yang tercampur air/kotoran bisa bikin pembakaran tidak maksimal. Karena itu, penting banget untuk selalu isi bensin di tempat resmi agar kualitasnya terjamin.

5. Knalpot Mampet

Knalpot mampet juga tak kalah mengganggu. Endapan karbon yang menumpuk di dalam knalpot membuat gas sisa pembakaran susah keluar. Jika aliran gas buang terhambat, performa mesin otomatis akan ikut menurun.

6. CVT Kotor

Bagian ini berperan besar dalam sistem transmisi motor matik. Jika roller, v-belt, atau rumah CVT kotor dan aus, tarikan motor jadi tidak responsif, bahkan bisa terasa brebet saat digas.

7. Sensor injeksi bermasalah (MAP, TPS, atau O2 sensor)

Selain itu, sensor injeksi bermasalah juga bisa jadi biang kerok. Sensor seperti MAP, TPS, atau O2 sensor bertugas mengatur keseimbangan suplai bahan bakar dan udara. Kalau salah satunya rusak, campuran bahan bakar tidak akan presisi, dan mesin pun jadi tersendat.

8. Karburator Kotor

Untuk motor karburator, penyebab klasiknya ada pada karburator kotor. Endapan sisa bensin atau debu yang menumpuk di dalam karburator akan bikin campuran bensin dan udara jadi tidak seimbang, sehingga motor terasa brebet.

Kalau motor matic kamu mulai menunjukkan gejala seperti ini, jangan panik. Coba cek satu per satu komponen tadi, atau langsung bawa ke bengkel resmi agar lebih cepat diketahui penyebabnya.

Perawatan rutin seperti mengganti busi, membersihkan filter udara, hingga melakukan servis berkala bisa membantu mencegah masalah motor brebet. Ingat, biaya perawatan rutin pasti lebih murah dibanding perbaikan saat kerusakan sudah parah.

Jadi, kalau motor matic kamu tiba-tiba brebet saat digas, kini kamu sudah tahu delapan penyebab umumnya.

Dengan perawatan yang tepat dan pengisian bahan bakar berkualitas, motor kesayanganmu bakal tetap nyaman dipakai sehari-hari maupun untuk perjalanan jauh. (***)

Penulis: Ahmad Raul/Magang Universitas BSI Depok
Sumber: Astra Honda, Yamaha Indonesia

Editor : Yosep Awaludin
#brebet #digas #motor matic