Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Agar Terhindar dari Kecelakaan, Warga Bogor Harus Mampu Mengontrol Emosi saat Berkendara dan Mengemudi

Yosep Awaludin • Senin, 19 Januari 2026 | 10:20 WIB
Ilustrasi teknik menyetir mobil di jalanan.
Ilustrasi teknik menyetir mobil di jalanan.

RADAR BOGOR - Pengendara harus bisa mengendalikan emosi agar tidak merugikan orang lain dan diri mereka sendiri.

Mengontrol emosi berkendara atau mengemudi, Menurut Sony Susmana, Pengamat dan Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), sangat penting agar terhindar dari kecelakaan. 

Sepertu yang menimpa pengemudi taksi elektrik yang membuat kendaraan mundur tiba-tiba dan menabrak kios rumah makan. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya mengendalikan emosi dengan baik dalam situasi apa pun.

Dia juga mengatakan bahwa pengemudi yang menggunakan mobil elektrik atau mobil konvensional dengan transmisi otomatis harus memahami dengan baik sistem operasional mobil yang mereka gunakan.

Dia menyatakan bahwa kendaraan listrik (EV) dan kendaraan Internal Combustion Engine (ICE) juga dapat melakukannya, selama sistemnya otomatis.

"Pada kasus ini, jelas pengemudi gagal paham tentang sistem operasional yang benar atau terburu-buru dalam bertindak," katanya.

Oleh karena itu, pengemudi harus mematuhi peraturan keselamatan bersama. Mereka tidak boleh meninggalkan kendaraan saat masih dalam keadaan hidup tanpa memastikan transmisi berada dalam posisi P dan menarik tuas handbrake.

Hal ini bisa terjadi karena emosi atau terburu-buru. Sony Susmana menyatakan bahwa ini harus menjadi perhatian bagi pengemudi yang sistem gear yang dipilihnya adalah model tombol/soft touch atau rotator.

Dia menyatakan bahwa perusahaan penyedia jasa transportasi juga harus memberikan bimbingan yang tepat dan akurat dari profesional yang berlisensi untuk mencegah kejadian seperti itu terjadi lagi. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#pengendara #emosi #kecelakaan