Podium Bersejarah Veda Ega Pratama di Moto3 Grand Prix Brasil 2026: Strategi Cerdas dan Mental Baja Bawa Indonesia Bersinar di Panggung MotoGP Dunia
Gabriel Anderson Nainggolan• Senin, 23 Maret 2026 | 21:24 WIB
Veda Ega Pratama di Moto3 Grand Prix.
RADAR BOGOR - Podium ketiga yang diraih Veda Ega Pratama pada ajang Moto3 Grand Prix Brasil 2026 menjadi sorotan publik Tanah Air. Prestasi ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga menunjukkan bahwa pembalap muda Indonesia mampu bersaing di level dunia dalam kejuaraan MotoGP.
Veda Ega Pratama memulai balapan dengan cukup meyakinkan setelah mengamankan start dari posisi keempat pada sesi kualifikasi. Posisi start di baris depan menjadi modal penting baginya untuk tetap berada dalam rombongan terdepan sejak awal balapan.
Melansir berita resmi dari situs motogp.com, Veda langsung menunjukkan kemampuan adaptasinya di lintasan yang relatif baru baginya. Ia mampu menjaga ritme balap dan tidak kehilangan banyak posisi di tengah ketatnya persaingan kelas Moto3 yang dikenal sangat kompetitif.
Strategi slipstream menjadi salah satu kunci penting dalam performa Veda sepanjang balapan. Dengan memanfaatkan tarikan angin dari pembalap di depannya, ia mampu menjaga kecepatan tanpa harus terlalu memforsir performa motornya.
Namun, perjalanan Veda tidak sepenuhnya mulus. Dalam beberapa lap, ia sempat tercecer hingga ke posisi sepuluh akibat kendala pada cengkeraman ban belakang. Situasi tersebut sempat membuat peluang podium tampak menjauh.
Meski demikian, pembalap muda Indonesia ini menunjukkan mental yang kuat. Ia tetap tenang dan fokus menjaga ritme balap tanpa terburu-buru melakukan manuver berisiko tinggi yang bisa berujung kesalahan fatal.
Momentum penting datang ketika balapan sempat dihentikan akibat insiden dan dilanjutkan dengan sistem restart. Pada fase ini, Veda mampu memanfaatkan situasi dengan sangat baik untuk memperbaiki posisinya secara bertahap.
Dalam restart yang berlangsung singkat, Veda tampil agresif namun terukur. Ia berhasil menyalip beberapa pembalap di depannya dan kembali masuk ke dalam persaingan perebutan podium.
Puncaknya terjadi pada lap terakhir ketika Veda melakukan manuver overtake krusial di tikungan keempat. Aksi tersebut membawanya naik ke posisi ketiga sekaligus mengunci podium bersejarah.
Hasil ini menjadi tonggak penting bagi perjalanan karier Veda Ega Pratama sekaligus membuka harapan baru bagi masa depan balap motor Indonesia di kancah internasional.
Prestasi ini membuktikan bahwa pembalap Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing dan meraih prestasi di level tertinggi.***