
RADAR BOGOR - Pernah merasa harus menjadi orang yang lebih banyak bicara, agar dianggap mampu bergaul?
Bagi sebagian orang, berada di tengah keramaian memang menyenangkan.
Namun, bagi seorang introvert, percakapan panjang, tuntutan tampil di depan umum, hingga acara kumpul-kumpul bisa menguras energi lebih cepat daripada yang dibayangkan.
Baca Juga: Sangat Berisiko, Kelas 3 SDN Jampang 02 Bogor Kini Terpaksa Dikosongkan
Di lingkungan sekolah, kampus, maupun tempat kerja, kemampuan berbicara dan bersosialisasi kerap menjadi tolok ukur keaktifan seseorang.
Akibatnya, orang yang lebih suka mengamati, berpikir sebelum berbicara, atau menikmati waktu sendiri terkadang merasa harus menyesuaikan diri dengan standar sosial yang tidak selalu cocok bagi mereka.
Padahal, menjadi introvert bukan berarti antisosial, tidak percaya diri, atau tidak mampu berkomunikasi.
Perbedaan cara seseorang mengelola energi dan berinteraksi dengan lingkungan bukanlah kekurangan yang harus dihilangkan.
Praktisi Pendidikan yang juga Wakil Rektor I Institut Teknologi dan Bisnis Visi Nusantara (ITB Vinus) Bogor, Dr. Arsyad menjelaskan, individu introvert dapat menghadapi berbagai tantangan dalam lingkungan yang cenderung mengutamakan interaksi sosial.
Meski demikian, kata dia, mereka tetap bisa berkembang tanpa harus mengubah kepribadian secara paksa.
Lantas, bagaimana cara introvert menghadapi dunia yang terasa lebih ramah bagi ekstrovert? Berikut lima langkah yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




