RADAR BOGOR - Universitas Pakuan (Unpak) Bogor membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa baru, tahun akademik 2024-2025.
Rektor Unpak Bogor Prof. Didik Notosudjono mengatakan, saat ini pendaftaran bagi calon mahasiswa baru masih terbuka lebar hingga Agustus 2024.
Unpak Bogor yang memiliki akreditasi Institus B ini, membuka empat program studi sekaligus, yakni program doktor, program sarjana, program magister, hingga program Diploma III dan IV.
“Untuk program Diploma IV kecerdasan buatan dan robotika akan segera di buka dalam waktu dekat ini,” kata Prof. Didik Notosudjono.
Rektor Unpak Bogor menerangkan jalur pendaftaran mahasiswa baru Unpak Bogor dibuka dalam beberapa gelombang.
Tahap gelombang perdana berlangsung pada Bulan 27 November-31 Desember 2023, prestasi 2 Januari-20 Februari 2024, KIP-K berlangsung 2 Januari-31 Agustus.
Kemudian, untuk jalur mandiri dan pasca sarjana gelombang 1 berlangsung 2 Januari-6 April, gelombang 2 8 April-15 Juni 2024, gelombang 3 17 Juni-10 Agustus, dan gelombang 4 berlangsung sejak 12 Agustus-7 September 2024.
“Untuk kegiatan akan diawali dengan pendidikan pendahuluan bela negara (PPBN) yang berlangsung selama 3 hari sejak 10 hingga 12 September 2024,” kata Prof. Didik Notosudjono.
Lalu, kegiatan dilanjutkan dengan Program Pengenalan Kebersamaan Mahasiswa Baru (PPKMB) yang berlangsung 13-14 September 2024.
“Mulai Perkuliahan Semester Ganjil 2024/2025 mulai Senin 16 September 2024,” ucapnya.
Berdasarkan biaya tahun akademik 2024-2025, biaya yang cukup tinggi berada pada program studi doktor dan magister.
Di mana, biaya pendidikan untuk menjadi doktor sebesar Rp19.875.000 untuk gelombang pertama.
Sedangkan magister berada di Rp9.312.500 untuk biaya pendidikan jurusan Administasi Pendidikan.
“Biaya kuliah ini dibayarkan per semester berdasarkan gelombang masuk,” kata dia.
Untuk program sarjana, biaya SPP per semester fakultas Hukum yang paling mahal.
Untuk SPP per semester yakni Rp2.800.000, dan membayar sumbangan pembangunan sebesar Rp8 juta.
“Tapi untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis biaya sumbangannya Rp9.500.000,” ucapnya.
Sedangkan yang paling tinggi dari program sarjana adalah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam jurusan Farmasi, di mana uang SPP per semester yang harus dibayar adalah Rp5.300.000, dan uang pembangunan untuk gelombang 3 sebesar Rp25 juta.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga