Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

UKT Terendah di IPB University Bogor Turun, Ini Dia Rinciannya

Reka Faturachman • Kamis, 9 Mei 2024 | 21:09 WIB
Kampus terbesar di Bogor, IPB University.
Kampus terbesar di Bogor, IPB University.

RADAR BOGOR - Di tengah polemik Uang Kuliah Tunggal (UKT) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di sejumlah daerah yang naik, UKT di IPB University justru mengalami penurunan.

Perubahan terjadi pada golongan UKT terendah (golongan I) di IPB University.

UKT di IPB university yang awalnya senilai Rp2,4 juta, kini menjadi Rp500 ribu.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University Deni Noviana menerangkan, perubahan nilai UKT tersebut didasari adanya Permendikbud Ristek Nomor 2 Tahun 2024 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi.

"Tahun ini ada ketentuan baru melalui Permendikbud. Semua diatur ulang biaya UKT untuk seluruh PTN, disebutnya penyesuaian. Semua disesuaikan aturan baru bukan berdasarkan PTN, tapi diatur secara nasional," jelasnya saat dikonfirmasi Radar Bogor.

Selain pada golongan I yang mengalami penurunan, penyesuaian juga terjadi pada golongan UKT tertinggi. Saat ini golongan tertinggi bisa mencapai Rp13-15 juta (sesuai dengan jurusan masing-masing).

Deni menerangkan, tinggi rendahnya UKT di sebuah perguruan tinggi, juga dipengaruhi oleh akreditasi yang diraih jurusan dan PTN tersebut.

Apabila akreditasinya internasional atau unggul akan lebih tinggi sedikit mahal.

"Untuk naik turunnya tidak bisa digeneralisir katena berbeda-beda setiap jurusan. Selain itu golongan UKT juga ditentukan oleh besaran pemasukan orang tua. Tapi untuk golongan terendah turun jauh sampai Rp500 ribu," terangnya.

Deni menyebut di tahun ini, program studi Managemen, Ilmu Komputer, dan Statistik menjadi yang terbanyak diminati oleh para pendaftar.

Kenaikan signifikan juga terjadi pada Fakultas Kedokteran yang baru saja dibuka oleh IPB University tahun lalu.

"Untuk yang paling mahal dilihat dari Biaya Pengembangan Infrastruktur dan Fasilitas (BPIF) dan UKT-nya itu Fakultas Kedokteran. Ini disebabkan semua mata kuliahnya ada praktikum," ungkap Deni.

UKT Prodi Kedokteran IPB hanya memiliki lima golongan di tahun 2024 ini, yakni Rp500 ribu, Rp1 juta, Rp2,5 juta, Rp20 juta, dan Rp25 juta.

Di samping UKT, mahasiswa IPB juga akan dikenakan Biaya Pengembangan Infrastruktur dan Fasilitas (BPIF).

Namun biaya tersebut hanya dikenakan kepada mahasiswa yang masuk melalui jalur mandiri.

Deni menerangkan biaya tersebut digunakan untuk membangun fasilitas terkait pendidikan, alat laboratorium, perbaikanburusan kemahasiswaan, dan pendidikan kemahasiswaan

"Besarannta tergantung jurusan masing-masing besarannya. Biasanya untuk jalur mandiri jenis Jalur Ketua Osis tidak setinggi jenis lain," beber dia.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #ukt #ipb university