RADAR BOGOR, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahap 1 untuk jenjang SMA di Jawa Barat, telah memasuki hari terakhir pendaftaran.
Namun, masih banyak pendaftar PPDB yang belum diverifikasi hingga Jumat (7/6/2024) sore. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua.
Bahkan Instagram resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat dibanjiri komentar bernada keluhan mengenai masalah PPDB ini.
Menanggapi kondisi ini, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan, Wilayah II Kota Bogor-Depok, Asep Sudarsono mengatakan, proses verifikasi (yang dilakukan pihak sekolah) memang memerlukan waktu cukup lama. Karena dilakukan secara hati-hati.
"Verifikasi harus dilakukan secara hati-hati agar tidak ada yang dirugikan. (Memang) kalau mendaftar sebentar saja, paling 3-5 menit. Namun verifikasi bisa 15-30 menit per orang," terangnya saat dikonfirmasi Radar Bogor, Jumat (7/6/2024).
Dia juga menjelaskan proses verifikasi akan dilakukan pada calon peserta didik baru lebih dulu melakukan pendaftaran.
Asep menyebut proses verifikasi akan tetap dilakukan meskipun masa pendaftaran PPDB tahap satu sudah ditutup.
Oleh karena itu, Asep mengimbau orang tua untuk bersabar karena mereka memastikan seluruh pendaftar akan terlayani di tahap verifikasi.
"Ciri pendaftar yang sudah diverifikasi akan muncul nama, nomor pendaftar, dan jarak antara rumah dan sekolahnya (di website PPDB Jabar kolom Info Sekolah)," jelasnya.
Asep menerangkan daftar yang tertera pada kolom tersebut bukanlah hasil perankingan. Sebab sistem baru akan melakukan perankingan setelah seluruh data pendaftar terverifikasi.
Seperti yang diketahui PPDB SMA tahap 1 diperuntukan bagi calon peserta didik yang mendaftar di jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) dan jalur zonasi.
Di Kota Bogor hingga pukul 15.45 WIB tercatat sudah ada 3.522 orang pendaftar yang telah terverifikasi pada jalur zonasi di 10 SMAN. Sementara kuota yang tersedia pada jalur ini hanya 1618 kursi saja.
Untuk jalur KETM tercatat ada 713 orang pendaftar yang sudah terverifikasi. Padahal kuota yang tersedia hanya 488 kursi saja.(fat)
Editor : Alpin.