Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Siswa Masuk Sekolah Lebih Awal di Bulan Ramadhan, Begini Respon dan Persiapan di Bogor

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 5 Maret 2025 | 19:45 WIB
Sejumalah pelajar SDN Sukadamai 3  Kota Bogor mendengarkan Safari Dongeng yang disampaikan oleh Kak Fajar yang merupakan sahabat anak Indonesia, Rabu (26/2/25).
Sejumalah pelajar SDN Sukadamai 3 Kota Bogor mendengarkan Safari Dongeng yang disampaikan oleh Kak Fajar yang merupakan sahabat anak Indonesia, Rabu (26/2/25).

RADAR BOGOR - Skema pembelajaran siswa di bulan ramadhan mengalami perubahan. Pada momen ini mereka diharuskan masuk sekolah lebih awal dari biasanya. Termasuk di Bogor.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Jawa Barat, masuk sekolah termasuk di Bogor dimulai pada pukul 06.30 WIB. Aturan ini sudah berlaku esok hari, Kamis (6/3/2025).

Perbedaan skema pembelajaran di ramadhan tersebut membuat sejumlah sekolah di Kota Bogor harus beradaptasi. Pasalnya aturan jam masuk sekolah ini baru pertama kali diberlakukan.

"Tapi insya Allah anak-anak kami sudah siap, besok dimulai pukul 06.30 WIB, sejak edarannya ada, kami langsung infokan," beber Wakil kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 4 Kota Bogor, Tatu Restuati. 

Tatu mengaku tidak ada satupun siswanya yang protes atas skema belajar yang baru. Pihaknya pun sangat mendukung kebijakan yang dikeluarkan oleh Disdik Jabar itu.

Oleh karenanya Tatu langsung membuat himbauan kepada para siswa untuk tidak tidur selepas sahur. Dan selepas sholat shubuh mereka langsung diminta untuk bergegas ke sekolah.

"Untuk membangkitkan semangat mereka, kami buat kegiatan yang seru, besok pagi siswa dan para guru akan menulis tangan satu ayat Al Qur'an," jelas Tatu pada Radar Bogor.

Bukan cuma Tatu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 5 Kota Bogor Isti Mujihani menuturkan hal serupa.

Menurutnya pembelajaran lebih awal akan memudahkan siswa untuk menerima materi.

Sebab Isti menilai udara di pagi hari masih segar. Sehingga membuat siswa akan jauh lebih fresh dan siap menerima materi yang disampaikan oleh para guru.

Isti pun mengaku, pihaknya telah merancang berbagai agenda yang akan dilaksanakan selama bulan ramadhan. Kegiatan itu bahkan akan menyasar ke siswa yang non muslim.

"Kami akan hadirkan narasumber yang berfokus pada penekanan karakter, ini kami lakukan agar semua merasakan pelayanan yang sama, tidak hanya berfokus pada siswa muslim saja," pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #ramadhan #masuk sekolah