Menilik Makna Tut Wuri Handayani dan di Balik Peran Sekolah sebagai Ruang Merdeka bagi Anak
Gabriel Anderson Nainggolan• Kamis, 24 April 2025 | 06:50 WIB
Ilustrasi sekolah rakyat, program pendidikan gratis dari pemerintah
RADAR BOGOR - Di tengah berbagai perdebatan, pendidikan kerap menjadi sorotan ada yang memujinya, ada pula yang menganggapnya tidak lagi relevan.
Jika kita menengok kembali pemikiran Ki Hajar Dewantara, sekolah bukan sekadar tempat belajar, melainkan ladang pembentukan karakter dan kemerdekaan berpikir. Oleh karena itu simak lagi yuk makna Tut Wuri Handayani dilansir dari YouTube Satu Persen - Indonesian Life School berikut ini.
1. Sekolah, Tempat Tumbuhnya Karakter dan Budi Pekerti
Ki Hajar Dewantara pernah berkata, "Pendidikan itu menuntun, bukan memaksakan." Artinya, sekolah bukan sekadar tempat mencetak anak pintar, tapi juga pribadi bermoral dan bertanggung jawab. Meski sistem pendidikan kita belum sempurna, nilai-nilai luhur tetap jadi fondasi yang relevan hingga kini. Tinggal bagaimana kita terus mengadaptasinya dengan zaman.
2. Sekolah Mengasah Kemandirian dan Pola Pikir Kritis
Di masa penjajahan, pendidikan hanya mencetak ‘alat’—bukan pemikir. Namun kini, sekolah seharusnya menjadi taman yang menumbuhkan kreativitas dan kebebasan berpikir. Ki Hajar Dewantara mengajarkan bahwa pendidikan harus menjadi motor penggerak anak bangsa untuk menciptakan solusi, bukan sekadar mengikuti arus.
3. Pendidikan Adalah Jalan Menuju Kemerdekaan Sejati
Sekolah juga menjadi alat pembebas dari belenggu kebodohan. Dahulu, akses pendidikan dibatasi. Kini, meski era digital membawa tantangan baru seperti distraksi teknologi, sekolah tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga kesadaran intelektual dan budaya lokal di tengah globalisasi yang terus melaju.
Sekolah bukan sekadar tempat mengejar nilai atau ijazah. Ia adalah ruang membentuk karakter, menyemai nilai, dan membangun pemikiran merdeka. Dengan terus memperbaiki kualitas pendidikan dan menyesuaikan dengan kebutuhan zaman, sekolah akan tetap relevan sebagai fondasi masa depan bangsa.