Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

ISOGOC V UNB Bogor, Target Jadi Pusat Peradaban Asia

Muhammad Ali • Selasa, 2 September 2025 | 16:57 WIB
International Seminar On Goverment And Civization di Universitas Nusa Bangsa Bogor, Selasa 2 September 2025.
International Seminar On Goverment And Civization di Universitas Nusa Bangsa Bogor, Selasa 2 September 2025.

RADAR BOGOR – Universitas Nusa Bangsa (UNB) Bogor menggelar International Seminar On Government And Civilization (ISOGOC) V bertajuk Cross-Civilization In The Industrial Revolution 5.0: Politics, Science And Environmental Sustainability, Selasa 2 September 2025.

Kegiatan ini digelar secara hybrid hasil kerja sama UNB dengan Universitas Putera Malaysia.

Seminar diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara, lalu sambutan dari perwakilan masing-masing kampus.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNB, Prof. Dr. Ucu Cahyana, menyebut seminar ini menjadi momentum penting bagi UNB untuk semakin dikenal luas.

“Kami menyambut gembira terselenggaranya acara ini. Harapan besar kami, UNB dapat tumbuh menjadi pusat peradaban keilmuan di Asia, yang melahirkan inovasi, pemikiran, dan karya unggul bagi kemajuan bangsa serta dunia,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa 2 September 2025.

Acara resmi dibuka oleh Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan ini bisa memperkuat silaturahmi antarbangsa sekaligus berkontribusi dalam pengembangan tata kelola pemerintahan di Kota Bogor.

Tiga keynote speaker tampil dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Prof. Dr. Ir. Budi Mulyanto, M.Sc (UNB) membahas peluang dan tantangan perkebunan kelapa sawit rakyat berkelanjutan.

Dilanjutkan Prof. Dr. Zaid Ahmad (UPM) yang menekankan pentingnya humanisasi pendidikan di era revolusi industri 5.0.

Sedangkan Dr. Max Lane (Yusof Ishak Institute, Singapura) menyoroti hubungan negara dan masyarakat sipil di tengah krisis sosial-ekonomi.

Seminar ini diikuti 133 peserta dari Malaysia, Singapura, Pakistan, Cina, dan Indonesia, terdiri dari 33 presenter offline, 30 presenter online, 45 non-presenter, dan 25 mahasiswa UNB.

Kelancaran acara turut didukung sejumlah sponsor, mulai dari BPN Kabupaten Subang, PT Antam Tbk UB Pertambangan Emas Pongkor, hingga LSPHI.(**)

Editor : Alpin.
#pusat peradaban #UNB Bogor