RADAR BOGOR - Institut Ummul Quro Al Islami (IUQI) Bogor kembali mencetak ratusan sarjana muda. Mereka dinyatakan lulus pasca mengikuti Sidang Senat Terbuka, Wisuda ke-5, Rabu, 17 September 2025 di Gedung Brajamustika.
Rektor IUQI Bogor, Dr. H. Syamsul Rizal MZ mengatakan ada 367 mahasiswa yang dinyatakan layak menyandang gelar sarjana yang tersebar dari 7 Program Studi (Prodi).
Syamsul menyebut angka tersebut menjadi sejarah baru, sebab ini merupakan jumlah lulusan terbanyak sepanjang kampus yang dipimpinnya berdiri.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa IUQI Bogor terus konsisten mencetak insan akademis. Syamsyul berpesan wisuda bukan lah akhir dari sebuah perjuangan, tetapi awal menuju gerbang kesuksesan.
iBaca Juga: Mengenal Syamsul Rizal, Dosen Muda yang Resmi Dilantik Jadi Rektor IUQI Bogor
Rendahnya penduduk di Indonesia yang menamatkan pendidikan sarjana menjadi persoalan serius. Para mahasiswanya diminta ikut terlibat aktif untuk mencari solusi atasan setiap permasalahan yang terjadi.
“Kalian itu istimewa, namun ingatlah, ini bukan akhir perjuangan, jadilah manusia yang bermanfaat, dan berempatilah pada situasi masyarakat,” terangnya.
Hal senda juga diutarakan oleh Dewan Pengawas IUQI Bogor, Dr. Saiful Falah, ia berpesan agar para lulusan tidak menjadikan sarjana sebagai gelar akademik saja, melainkan harus memberikan dampak untuk lingkungan.
“Sarjana IUQI bukanlah sarjana kertas atau sekadar legalitas, tetapi harus menjadi sarjana yang berkualitas,” tegas Saiful Falah dalam sambutannya.
Sebagai bentuk apresiasi, IUQI Bogor memberikan penghargaan khusus berupa laptop kepada wisudawan terbaik, dan disebut mereka juga sebagai simbol dukungan untuk mengobatkan semangat intelektualitas.
Pada momen tersebut IUQI Bogor juga meresmikan program strata 2 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta pembukaan progran S-2 untuk Pendidikan Bahasa Arab. (rp1)
Editor : Eka Rahmawati