Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini digelar di SBS Premier Venue, bersebelahan dengan Gedung Kampus Utama Umbara, Jalan Raya Lingkar Leuwiliang.
Pembukaan berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung oleh Rektor Umbara, Edi Sukardi didampingi jajaran pimpinan universitas yakni Syafrul Rohim selaku Wakil Rektor I, Suhardin Wakil Rektor II, Naufal Ramadian Wakil Rektor III, serta Ketua Pelaksana Ngumbara 2025, Mad Rois.
Mad Rois dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ngumbara 2025 mengusung tema Nyunda Dina Rasa, Nyantika Dina Elmu, Nyantri Dina Paripolah.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah awal penting bagi mahasiswa baru dalam beradaptasi, dari sebelumnya berstatus siswa menjadi mahasiswa.
Ia menambahkan, rangkaian Ngumbara akan berlangsung selama tiga hari, mulai hari ini.
Sementara itu, Rektor Umbara, Edi Sukardi menekankan pentingnya Ngumbara sebagai gerbang awal mahasiswa baru untuk menyesuaikan diri dengan dunia kampus.
“Selamat datang di Umbara. Mudah-mudahan dengan masuk Umbara, Anda memilih kampus yang insyaAllah dapat membantu mewujudkan cita-cita Anda,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Umbara menekankan nilai budaya Sunda sebagai identitas yang dikembangkan di lingkungan kampus.
“Budaya adalah alat komunikasi yang paling mudah untuk memperkenalkan diri kepada dunia. Karena itu, Umbara memadukan budaya Sunda dengan dunia akademik,” ungkapnya.
Setelah memberikan sambutan, Rektor Umbara secara resmi membuka Opening Ceremony Ngumbara 2025 dengan simbolis yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Suasana semakin semarak dengan penampilan seni budaya khas Sunda berupa Lengser dan Sariak Layung Umbara.
Penampilan tersebut menjadi simbol penghormatan kepada mahasiswa baru sekaligus wujud keterikatan Umbara dengan kearifan lokal.
Sambutan meriah pun mengiringi setiap penampilan.
Dengan dibukanya Ngumbara 2025, ratusan mahasiswa baru resmi memulai perjalanan akademik mereka di Umbara.
Kehangatan penyambutan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun ikatan yang erat antara mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika. (*)
Penulis: Ahmad Suhaemi
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim