Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lewat Program Dospulkam, Dosen IPB University Berhasil Panen Padi Unggul di Kabupaten Klaten

Yosep Awaludin • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 10:00 WIB

Sejumlah petani di Kabupaten Klaten tengah melakukan panen perdana padi varietas unggul hasil inovasi IPB University melalui program Dospulkam.
Sejumlah petani di Kabupaten Klaten tengah melakukan panen perdana padi varietas unggul hasil inovasi IPB University melalui program Dospulkam.

RADAR BOGOR - IPB University menjalankan program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) sebagai upaya memperluas pemanfaatan teknologi dan inovasi pertanian di berbagai daerah Indonesia.

Program ini memberi kesempatan bagi para dosen IPB University untuk berbagi pengetahuan dan hasil riset kepada masyarakat, terutama petani.

Melalui program ini, para dosen IPB University tidak hanya mengajar di kampus, tetapi juga terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pengabdian masyarakat.

Tujuannya sederhana, mendekatkan hasil riset akademik agar bisa dimanfaatkan langsung oleh petani di desa.

Salah satu tim yang ikut dalam program ini adalah dosen dari Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB University, yakni Dr Ani Kurniawati, Dr Heni Purnamawati, Candra Budiman SP MS, dan Prof Hajrial Aswidinnoor.

Mereka menggelar kegiatan bertajuk 'Peningkatan Adopsi Inovasi IPB melalui Diseminasi Padi IPB dan Teknologi Budi Daya Prima di Sentra Produksi Padi Kabupaten Klaten'.

Program ini mulai dijalankan sejak Mei 2024 dengan menggandeng Pemerintah Desa Karangduren dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Kebonarum, Klaten, Jawa Tengah.

Kerja sama ini menjadi wadah bagi petani lokal untuk mengenal dan mempraktikkan teknologi pertanian terbaru.

Salah satu kegiatan utama dalam program ini adalah penanaman lima varietas padi unggulan IPB University, yaitu IPB 3S, IPB 9G, IPB 12S, IPB 13S, dan IPB 14S.

Para petani juga mendapat pelatihan mengenai teknologi budi daya prima, metode tanam yang dirancang untuk meningkatkan hasil panen secara efisien dan ramah lingkungan.

Beberapa waktu lalu, tim IPB melakukan pendampingan panen perdana untuk varietas IPB 9G di Kecamatan Kebonarum.

Padi jenis ini dikenal sebagai varietas unggul karya Prof Hajrial Aswidinnoor yang dapat tumbuh baik di lahan dengan pasokan air terbatas.

Panen dilakukan di lahan milik Iwan Mustopa, salah satu anggota KTNA setempat. Ia mengaku sempat menghadapi kendala karena serangan hama dan penyakit tanaman. Akibatnya, hasil panen sedikit menurun dari perkiraan awal.

Namun, berkat pendampingan dari tim dosen IPB, kondisi lahan perlahan membaik. “Kami mendapat saran untuk menambah pupuk organik cair supaya tanah lebih sehat dan tanaman lebih kuat. Hasilnya cukup terasa, tanaman jadi lebih baik,” ujar Iwan.

Baca Juga: Update Bonus Bansos Akhir Tahun Siap Cair, KPM BPNT Dapat Penebalan Uang Tunai Dua Kali!

Dukungan IPB University ini disambut positif oleh pemerintah desa. Kepala Desa Karangduren menyampaikan apresiasinya atas pendampingan yang diberikan.

“Kehadiran IPB memberi semangat baru bagi petani kami. Banyak yang tertarik mencoba varietas padi baru ini karena hasilnya menjanjikan,” katanya.

Dr Ani Kurniawati menjelaskan bahwa Dospulkam bukan hanya soal memperkenalkan varietas baru, tapi juga membangun sistem pertanian yang berkelanjutan.

Baca Juga: Resmi Cair, Cek Daftar Daerah yang Sudah Terima Tunjangan Profesi Guru Triwulan 3, SKTP di Tanggal Ini Jadi Prioritas

Melalui pendampingan langsung, petani diajak memahami cara meningkatkan hasil panen tanpa harus bergantung pada cara lama.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki dampak jangka panjang bagi daerah. “Kami ingin membantu petani agar lebih mandiri dan terbiasa menggunakan teknologi hasil penelitian kampus,” ujarnya.

Selain memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat, program ini juga menunjukkan bahwa riset akademik bisa diterapkan secara nyata di lapangan. Petani pun mendapatkan pengalaman baru dalam mengelola lahan dengan pendekatan ilmiah.

Baca Juga: BI Dorong Ekonomi Syariah Jadi Kekuatan Baru Nasional

Dr Ani berharap program Dosen Pulang Kampung dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia.

“IPB University ingin memastikan inovasi yang kami hasilkan benar-benar berguna bagi petani dan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkasnya. (Raul/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#dosen #pertanian #ipb university