RADAR BOGOR – Puncak perayaan 70 tahun SMA Regina Pacis Bogor berlangsung meriah dan penuh nostalgia.
Ribuan alumni lintas generasi memadati sekolah dalam acara bertema Satu Cinta untuk Regina Pacis.
Perayaan ini menjadi titik temu bagi alumni dari angkatan 1960 hingga lulusan 2025. Mereka berkumpul dalam suasana hangat yang menghadirkan kembali kenangan masa remaja di SMA Regina Pacis.
“Persahabatan sejati kembali ke Sekolah, pulang ke rumah,” ujar Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, Sabtu 29 November 2025.
Kemeriahan sudah terasa sejak pagi dengan beragam kegiatan. Area sekolah disulap menjadi ruang perayaan berisi bazaar, Rampak Gendang, hingga hiburan dari DJ.
Dedie Rachim yang hadir bersama sang istru turut mengenang masa-masa bersekolah di Regina Pacis.
Ia menyebut sekolah adalah tempat terbentuknya karakter dan jalinan persahabatan yang bertahan puluhan tahun.
Menurutnya, kedatangan alumni dari angkatan tua hingga muda menjadi bukti kuatnya ikatan emosional keluarga besar Regina Pacis. Hubungan tersebut tetap terjaga meski para alumninya telah berkarier di berbagai bidang.
“Jabatan mungkin memiliki batas dan akan berakhir, tetapi persahabatan akan bertahan seumur hidup,” tambah Dedie.
Suasana semakin pecah ketika Java Jive naik ke panggung sebagai bintang utama. Band asal Bandung itu langsung menghidupkan nostalgia lewat lagu-lagu andalan era 90-an.
Ribuan alumni ikut bernyanyi saat Kau Yang Terindah, Gerangan Cinta dan Menikah dimainkan. Interaksi Fatur dan Danny Spreet membuat suasana makin hangat seperti reuni kelas besar.
“Luar biasa, rasanya seperti kembali ke tahun ‘90-an, masa-masa SMA yang paling indah,” kata Antonius Wibowo, alumni angkatan 1985.
Bagi sebagian alumni, penampilan Java Jive bukan sekadar hiburan tetapi pengingat akan masa remaja yang penuh cerita. Mereka menikmati momen bersama teman-teman lama yang jarang ditemui.
Alumni muda pun ikut larut dalam suasana meski tidak mengalami era keemasan Java Jive. Musik yang dibawakan terasa dekat dan mudah dinikmati lintas generasi.
“Walau saya bukan anak 90-an, lagu-lagu Java Jive ini memang timeless,” ujar Karin, alumnus angkatan 2010.
Penampilan Java Jive menjadi puncak yang menyempurnakan perayaan 70 tahun Regina Pacis.
Musik mereka menegaskan bahwa karya yang jujur dan penuh karakter tak akan lekang oleh waktu.
Perayaan malam itu kemudian ditutup dengan doa dan harapan agar ikatan antaralumni tetap terjaga.
Panitia dan alumni sepakat untuk terus merawat kebersamaan yang sudah terbentuk selama puluhan tahun.
“Ini bukan hanya perayaan, tapi juga komitmen untuk memajukan pendidikan dengan nilai persaudaraan,” kata Ketua Yayasan Regina Pacis, Linda Mulyati.
Kepala SMA Regina Pacis, Asih Nuraini, menegaskan bahwa semangat kebersamaan adalah cerminan keberhasilan sekolah.
Ia berharap reuni ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih kuat antaralumni. “Tema Satu Cinta untuk Regina Pacis benar-benar terwujud hari ini,” tutur Asih.
Acara Reuni Platinum kemudian ditutup dengan senyum puas para alumni yang perlahan meninggalkan area sekolah.
Namun, kenangan yang terbangun pada malam itu diyakini masih lama tersimpan di hati para lulusan Regina Pacis. (bay)
Editor : Yosep Awaludin