RADAR BOGOR — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor secara resmi meluluskan 227 mahasiswa dalam kegiatan Yudisium yang digelar di Auditorium Prof. H. Abdullah Siddiq, Kota Bogor, Senin 22 Desember 2025.
Dari jumlah tersebut, 13 mahasiswa tercatat berasal dari luar negeri, yakni Singapura.
Dekan Fakultas Agama Islam UIKA Bogor, Prof. Dr. Imas Kania Rahman, menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas capaian para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi melalui perjuangan panjang.
“Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi Fakultas Agama Islam. Dengan penuh rasa bangga dan bahagia, kami meluluskan 227 mahasiswa, baik dari dalam negeri yang tersebar di berbagai provinsi, bahkan 13 orang dari luar negeri, yaitu dari negara singapura," ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 22 Desember 2025.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon wisudawan dan wisudawati beserta orang tua dan wali mahasiswa.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari perjuangan bersama, baik mahasiswa maupun keluarga yang senantiasa memberikan dukungan.
Pada kesempatan itu, Imas turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas akademika FAI, mulai dari dosen pembimbing akademik, ketua dan sekretaris program studi, para wakil dekan, hingga tenaga kependidikan atas kerja sama dan dedikasi dalam mendampingi mahasiswa selama masa studi.
“Capaian ini tentu tidak lepas dari kerja sama semua pihak yang telah membersamai mahasiswa sejak awal masuk hingga hari ini,” ungkapnya.
Ia juga mengenang perjalanan mahasiswa yang dahulu merupakan peserta ta’aruf dan kini telah sampai pada tahap akhir pendidikan, sekaligus menjadi bagian dari dinamika organisasi kemahasiswaan yang turut mewarnai kehidupan kampus.
Sementara itu, mewakili Rektor UIKA Bogor, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah, Dr. Hambari, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium atas keberhasilan menyelesaikan studi.
“Mudah-mudahan kesuksesan hari ini menjadi awal bagi kesuksesan-kesuksesan berikutnya dalam kehidupan,” tuturnya.
Hambari juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan FAI dan para dosen yang telah mendidik dan membina mahasiswa, baik secara akademik maupun nonakademik, termasuk dalam pembentukan karakter dan kepribadian Islami yang menjadi ciri khas FAI UIKA Bogor.
Lebih lanjut, para lulusan diharapkan terus meningkatkan keilmuan dan tidak berhenti belajar, baik melalui pendidikan formal maupun pengembangan diri secara mandiri. Ia menegaskan bahwa ilmu dan iman merupakan modal utama dalam menjalani kehidupan.
“Allah SWT akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu. Di manapun mereka berada, ilmu akan menjadi sumber kemuliaan,” imbuhnya.
Menurutnya, alumni FAI UIKA Bogor telah banyak berkiprah di berbagai bidang, mulai dari KUA, lembaga pendidikan, pesantren, hingga dakwah di tengah masyarakat.
Hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus tanggung jawab untuk terus menjaga nama baik almamater.
“Sebagaimana pesan Nabi Muhammad SAW, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hambari mengingatkan bahwa para lulusan merupakan duta Universitas Ibn Khaldun Bogor.
Oleh karena itu, ia berpesan agar para alumni senantiasa menjaga kepribadian, akhlak, dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai Islam.
“Dengan begitu, secara otomatis akan menjadi syiar itu sendiri karena melihat para lulusannya luar biasa," pungkasnya.(cr1)
Editor : Alpin.