Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Prof Syaiful Dikukuhkan sebagai Guru Besar Sistem Transportasi UIKA Bogor, Sampaikan Orasi Ilmiah Membangun Transportasi Handal dan Berkelanjutan

Alpin. • Rabu, 24 Desember 2025 | 19:23 WIB
UIKA Bogor secara resmi mengukuhkan Prof. Syaiful sebagai Guru Besar Bidang Sistem Transportasi, Rabu 24 Desember 2025.
UIKA Bogor secara resmi mengukuhkan Prof. Syaiful sebagai Guru Besar Bidang Sistem Transportasi, Rabu 24 Desember 2025.

RADAR BOGOR — Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor secara resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Dr. H. Syaiful, S.T., M.T. sebagai Guru Besar Bidang Sistem Transportasi.

Pengukuhan Prof Syaiful sebagai Guru Besar ini berlangsung dalam Sidang Senat Terbuka UIKA Bogor di Puri Begawan Kota Bogor, Rabu 24 Desember 2025.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan sesuai protokol akademik perguruan tinggi.

Acara diawali dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tentang pengangkatan Guru Besar, yang diserahkan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum.

Selanjutnya, Prof. Syaiful dikukuhkan secara resmi melalui pengalungan bandul Guru Besar oleh Rektor Universitas Ibn Khaldun Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., sebagai simbol pengukuhan, kehormatan akademik tertinggi, sekaligus amanah keilmuan yang diemban.

Dalam sidang senat tersebut, Prof. Syaiful menyampaikan Orasi Ilmiah Guru Besar berjudul “Membangun Transportasi Handal dan Berkelanjutan sebagai Pilar Indonesia Maju.”

Ia menegaskan bahwa sistem transportasi yang andal, terintegrasi, dan berkelanjutan merupakan fondasi penting bagi pemerataan pembangunan, peningkatan konektivitas wilayah, serta kualitas hidup masyarakat, sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan nasional.

Prof Syaiful juga mengulas tantangan strategis transportasi nasional, mulai dari peningkatan jumlah kendaraan bermotor, ketimpangan layanan antarwilayah—khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Hingga urgensi integrasi moda, penguatan angkutan umum massal, pengembangan kendaraan listrik, serta penerapan Transit Oriented Development (TOD) sebagai pendekatan mobilitas masa depan.

Dengan dikukuhkannya Prof. Dr. Ir. Dr. H. Syaiful, S.T., M.T. sebagai Guru Besar, Universitas Ibn Khaldun Bogor kini memiliki total 18 Guru Besar.

Berdasarkan data LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, capaian ini menempatkan UIKA Bogor dalam jajaran tujuh besar perguruan tinggi swasta dengan jumlah Guru Besar terbanyak di wilayah Jawa Barat dan Banten.

Capaian tersebut menjadi indikator penguatan kualitas sumber daya manusia dan konsistensi UIKA Bogor dalam pengembangan akademik dan riset.

Sidang senat terbuka ini turut dihadiri Wali Kota Bogor, perwakilan Kopertais, anggota DPRD Kota dan Kabupaten Bogor, jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, serta kolega dan mitra akademik dari berbagai institusi.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan posisi strategis UIKA Bogor dalam penguatan peran perguruan tinggi bagi pembangunan daerah dan nasional.

Momen pengukuhan menjadi semakin bermakna ketika Prof. Syaiful menyampaikan ungkapan bakti dan doa kepada almarhum ayahanda dan ibunda tercinta, seraya menegaskan bahwa pencapaian Guru Besar ini merupakan amanah keilmuan yang harus terus diabdikan melalui riset, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pengukuhan Guru Besar ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Ibn Khaldun Bogor dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, riset, dan inovasi, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menuju perguruan tinggi unggul dan berdaya saing nasional.(**)

Editor : Alpin.
#Prof Syaiful #uika bogor #guru besar