Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sekolah Terdampak Banjir di Tiga Provinsi Mulai Beroperasi, 85 Persen Siap Laksanakan Pembelajaran

Muhammad Ali • Selasa, 30 Desember 2025 | 20:39 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu’ti saat menyampaikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa 30 Desember 2025.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu’ti saat menyampaikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa 30 Desember 2025.

RADAR BOGOR – Sebanyak 85 persen sekolah yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah kembali beroperasi dan siap melaksanakan kegiatan pembelajaran.

Meski demikian, sebagian sekolah masih harus memanfaatkan tenda darurat akibat kerusakan berat pada bangunan sekolah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, menyampaikan perkembangan terbaru kesiapan pembelajaran pascabanjir di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Data tersebut dihimpun langsung dari lapangan dengan melibatkan berbagai pihak.

“Dengan melibatkan Dinas Pendidikan di tiga provinsi dan juga Dinas Pendidikan kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta melibatkan UPT Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang ada di tiga provinsi tersebut,” ujar Abdul Mu’ti kepada Radar Bogor di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa 30 Desember 2025.

Ia menjelaskan, selain tim internal kementerian, penanganan pascabanjir juga melibatkan Tim Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang telah turun ke lapangan sejak musibah terjadi.

Koordinasi dilakukan bersama TNI, Polri, lembaga kemanusiaan, relawan, serta melibatkan guru, murid, dan masyarakat.

“Alhamdulillah dapat kami sampaikan bahwa jumlah sekolah yang terdampak secara keseluruhan ada 4.149 sekolah, dengan rincian di Aceh 2.756 sekolah, Sumatera Barat 443 sekolah, dan Sumatera Utara 950 sekolah,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dari jumlah tersebut, sekolah yang sudah dapat kembali beroperasi di Aceh mencapai 2.226 sekolah atau 81 persen, di Sumatera Barat 380 sekolah atau 86 persen, dan di Sumatera Utara 902 sekolah atau 95 persen.

Secara keseluruhan, sebanyak 85 persen sekolah terdampak telah kembali beroperasi.

“Masih ada 54 sekolah yang belum bisa digunakan karena kerusakan yang sangat serius. Bahkan, sebagian rusak total sehingga proses belajar mengajar harus dilakukan di tenda,” jelasnya.

Menurutnya, untuk mendukung kegiatan belajar, pemerintah menyiapkan 54 tenda sekolah, dengan rincian 14 tenda di Aceh, 21 tenda di Sumatera Barat, dan 19 tenda di Sumatera Utara.

Selain itu, masih terdapat 587 sekolah yang dalam proses pembersihan, terdiri atas 516 sekolah di Aceh, 42 sekolah di Sumatera Barat, dan 29 sekolah di Sumatera Utara.

“Proses pembersihan terus kami lakukan karena tingkat kerusakan dan dampak banjir yang cukup berat, sehingga membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan sekolah lainnya,” tuturnya.

Abdul Mu’ti menambahkan, pemerintah memastikan proses pembelajaran tetap berjalan dan direncanakan dimulai pada 5 Januari 2026, dengan penyesuaian kondisi di lapangan.

“Mereka tidak harus belajar sebagaimana kondisi normal. Anak-anak boleh tidak memakai seragam, tidak memakai sepatu, dan kurikulumnya juga kami rencanakan secara khusus,” pungkasnya.(cr1)

Editor : Alpin.
#mendikdasmen #bencana alam #pembelajaran #Sekolah Terdampak Banjir