RADAR BOGOR - Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Pertahanan Republik Indonesia resmi dibuka dan kembali menjadi perhatian publik karena prosesnya yang ketat, berlapis, serta menuntut kesiapan akademik, mental, dan fisik secara menyeluruh.
Dilansir dari Instagram @aymangayu dan laman resmi penerimaan.idu.ac.id, seleksi Unhan tidak seperti seleksi perguruan tinggi pada umumnya, calon mahasiswa Unhan harus melewati beberapa tahapan seleksi yang saling berkaitan dan bersifat gugur di setiap fase, mulai dari pemeriksaan administrasi hingga pengujian kesamaptaan jasmani.
Oleh karena itu, pemahaman rinci terhadap materi ujian dan persyaratan di setiap tahap menjadi kunci penting bagi peserta agar dapat mempersiapkan diri secara optimal sejak awal proses seleksi.
Berikut adalah penjabaran mendalam mengenai apa saja yang diujikan dan dipersyaratkan pada setiap tahapan:
1. Seleksi Administrasi
Pada tahap awal ini, peserta wajib mengunggah dokumen-dokumen berikut:
• Dokumen identitas pribadi yang meliputi KTP, Kartu Keluarga, serta akta kelahiran.
• Kesehatan: Kartu BPJS/KIS/Asuransi Kesehatan lainnya.
• Pas Foto (Maks 500 KB): Ukuran 4x6, latar belakang putih, mengenakan seragam sekolah, tanpa kacamata.
• Foto Seluruh Badan (Maks 100 KB): Mengenakan seragam sekolah, difoto dari samping kanan dan kiri.
• Dokumen Pendukung:
• Surat izin orang tua.
• Surat keterangan hasil pengukuran tinggi dan berat badan yang diterbitkan oleh rumah sakit milik pemerintah atau fasilitas kesehatan TNI/Polri.
• Ijazah (bagi lulusan 2024) atau Surat Keterangan Siswa Aktif Kelas 12 (bagi yang lulus tahun 2025).
• Hasil Tes IQ.
• NPWP (bagi yang sudah memiliki).
2. Seleksi Psikologi (Online)
Tes ini bertujuan menilai profil psikologis calon mahasiswa kadet. Materi meliputi:
• Tes Kecerdasan.
• Tes Kepribadian: Termasuk penilaian emosi dan kompetensi sosial.
• Tes Kecermatan: Soal berupa simbol dan angka hilang (biasanya membutuhkan ketelitian dan kecepatan tinggi).
• Psikotes Lengkap (TKA).
3. Tes Kemampuan Bahasa Inggris (Online)
Unhan menggunakan standar PTE (Pearson Test of English).
• Metode: Berbasis komputer (Computer-based).
• Aspek yang diukur:
1. Reading (Membaca).
2. Writing (Menulis).
3. Listening (Mendengarkan).
4. Speaking (Berbicara).
4. Tes Mental Ideologi (Offline)
Tahap ini krusial untuk memastikan calon mahasiswa memiliki rasa cinta tanah air dan tidak terpapar radikalisme.
• Materi: Essay tentang pemahaman Ideologi Pancasila dan kehidupan bernegara.
• Format: Tertulis dan Wawancara.
5. Tes Potensi Skolastik / TPS (Offline)
Mirip dengan standar seleksi masuk perguruan tinggi negeri (UTBK), materi mencakup:
• Penalaran Umum.
• Pemahaman Bacaan dan Menulis.
• Pengetahuan dan Pemahaman Umum.
• Pengetahuan Kuantitatif.
6. Pemeriksaan Kesehatan (Offline)
Pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kesiapan fisik dan mental dalam menjalani pendidikan semi-militer.
• MCU Lengkap: Mulai dari anamnesis (riwayat kesehatan) sampai pemeriksaan fisik diagnostik.
• Kesehatan Jiwa: Menggunakan instrumen MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) untuk mendeteksi gangguan kepribadian atau psikopatologi.
7. Wawancara Akademik (Offline)
• Format: Komunikasi dua arah.
• Materi: Pertanyaan seputar jati diri peserta dan motivasi kuat mengapa mendaftar di Universitas Pertahanan.
8. Kesamaptaan Jasmani (Offline)
Tes fisik untuk mengukur kebugaran tubuh.
• Materi:
• Kesamaptaan Jasmani A (Lari).
• Kesamaptaan Jasmani B yang mencakup rangkaian uji kekuatan dan kelincahan, seperti pull up, sit up, push up, serta shuttle run.
• Renang.***
Editor : Asep Suhendar