Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Setahun Berjalan, PKSPL IPB University Catat 60 Riset dan Publikasi Internasional

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 2 Februari 2026 | 16:57 WIB
Kepala PKSPL IPB University, Prof Younfitner saat menyampaikan capaian kerja.
Kepala PKSPL IPB University, Prof Younfitner saat menyampaikan capaian kerja.

RADAR BOGOR - Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University mencatat sejumlah capaian strategis sepanjang satu tahun terakhir.

Capaian tersebut disampaikan dalam acara Diseminasi Capaian Kerja yang dilaksanakan pada Senin 2 Februari 2026 di IICC Botani Square Lantai 2.

Kepala PKSPL IPB University, Prof Younfitner, mengatakan PKSPL berperan sebagai prime mover pengembangan kelautan di lingkungan IPB.

Peran tersebut diwujudkan melalui penguatan inovasi berbasis riset dan pemberdayaan masyarakat.

“PKSPL mendorong berbagai inovasi IPB, salah satunya Sea Farming. Selain itu, kami menghasilkan beragam produk berbasis sumber daya pesisir dan laut, seperti rumput laut dan alga,” ujarnya.

Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya berorientasi pada riset, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Seluruh mekanisme pengembangan dilakukan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Dari sisi sumber daya manusia, PKSPL saat ini didukung sekitar 110 peneliti. Dari jumlah tersebut, sekitar 60 orang merupakan peneliti yang tergolong ekpert.

Selain itu, PKSPL juga menyiapkan program Fellow sebagai wadah pembinaan talenta muda. Program ini diharap melahirkan generasi peneliti yang berkompeten.

“Regenerasi peneliti menjadi penting agar keberlanjutan pusat kajian tetap terjaga. Kami menyiapkan peneliti muda agar PKSPL bisa terus tumbuh ke depan,” kata Prof Younfitner.

Sepanjang tahun 2025, PKSPL menjalankan 60 paket kegiatan riset. Dari kegiatan tersebut, dihasilkan 58 publikasi internasional dan sekitar 15 publikasi nasional.

Ia menjelaskan, dominasi publikasi internasional sejalan dengan misi IPB University yang mendorong internasionalisasi riset. Hal itu sekaligus menjadi tantangan bagi pusat kajian untuk meningkatkan kualitas dan daya saing peneliti.

Adapun fokus penelitian PKSPL meliputi lingkungan pesisir dan laut, bioteknologi kelautan, kerentanan pesisir, serta pemberdayaan masyarakat.

PKSPL juga disebut aktif dalam melakukan pendampingan sosial ekonomi, budidaya laut, hingga kerja sama dengan pemerintah di daerah.

Untuk tahun 2026, PKSPL menargetkan capaian yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Target tersebut mencakup peningkatan pembiayaan riset, kapasitas dan kualitas SDM, serta kontribusi yang lebih besar terhadap target nasional IPB University.

“Insyaallah kami terus berupaya agar capaian PKSPL semakin meningkat dan memberi kontribusi nyata,” terang Prof Younfitner pada Radar Bogor

Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan mengaperisasi atas capaian tersebut. Ia berpandangan PKSPL sudah memeberi banyak kontribusi atas kebijakan negara.

“Dengan berbagai capaian yang telah ditorehkan, PKSPL sudah menjadi penentu arah pengelolaan pesisir dan kelautan di republik indonesia,” terang Alim.

Alim berharap ada regenerasi yang dilahirkan dalam proses kaderisasinya. Dengan begitu IPB University dapat menjadi perguruan tinggi yang dapat berkontribusi dalam kemajuan bangsa dan negara.

“Saya kira PKSPL bisa seperti ini karena penelitinya luar biasa penuh dedikasi dan tentu kita ingin terus dapat melahirkan berbagai penelitian baik nasional maupun internasional,” ujarnya.

Hal senada juga diutarakan oleh, Direktur Pesisir dan Kelautan Bappenas, Rahmat Mulyanda. Ia mengatakan PSPL telah benyak memberi kontribusi terhadap arah kebijakan.

Bappenas dan PKSPL disebut Rahmat telah lama menjadi mitra strategis. Track recordnya bisa dibuktikan lewan penyusunan RPJMN hingga pengembangan konspe poros maritim.

"PKSPL adalah mitra yang sangat tepat dalam pengembangan pemikiran-pemikiran baru kelautan. Kami berharap PKSPL terus menjadi yang terdepan dalam inovasi bidang kelautan," pungkasnya. (bay)

Editor : Alpin.
#hasil riset #ipb university #penelitian