Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Skor DMS MyASN Rendah? Ini Cara Cepat Update Karya Ilmiah agar Karier Guru Makin Melejit

Khairunnisa RB • Selasa, 10 Februari 2026 | 09:04 WIB
Laman depan asndigital.bkn.go.id
Laman depan asndigital.bkn.go.id

RADAR BOGOR – Bagi para guru dan calon guru di seluruh Indonesia, pembaruan data di platform MyASN kini menjadi salah satu langkah penting dalam menunjang karier dan pengembangan profesional.

Dilansir dari kanal YouTube Calon Guru (Kanjeng Mariyadi), salah satu aspek yang dinilai mampu meningkatkan skor Digital Management System (DMS) adalah pengisian riwayat sertifikasi, khususnya pada bagian penulisan karya ilmiah.

Pentingnya Pembaruan Data di MyASN

Para guru diimbau untuk lebih aktif memperbarui data pribadi di MyASN.

Kelengkapan data, mulai dari sertifikasi, kursus, paten atau HAKI, hingga penulisan ilmiah, sangat berpengaruh terhadap skor DMS.

Skor DMS sendiri menjadi indikator penting dalam penilaian kinerja dan pengelolaan data ASN secara digital.

Oleh karena itu, pembaruan data secara berkala sangat dianjurkan.

Langkah Awal: Login ke ASN Digital

Tahapan pertama yang perlu dilakukan adalah masuk ke laman resmi ASN Digital melalui alamat asndigital.bkn.go.id. Setelah itu, pengguna diarahkan untuk:

  1. Klik menu Login melalui logo BKN
  2. Masukkan NIP dan kata sandi
  3. Masukkan kode autentikasi dari Google Authenticator
  4. Masuk ke menu Individu ASN
  5. Pilih layanan MyASN

Setelah berhasil masuk, pengguna dapat melihat skor DMS yang dimiliki.

Apabila skor masih rendah, pembaruan data menjadi solusi utama untuk meningkatkannya.

Memastikan Verifikator Sudah Aktif

Sebelum melakukan pengisian data, pengguna diwajibkan memilih verifikator. Tanpa verifikator, menu pembaruan data tidak akan muncul.

Bagi pengguna baru yang belum memilih verifikator, disarankan mengikuti panduan yang telah disediakan pada video sebelumnya.

Setelah verifikator aktif, barulah proses input data dapat dilakukan.

Memilih Menu Sertifikasi dan Penulisan Ilmiah

Pada menu MyASN, terdapat sekitar delapan komponen data yang dapat diperbarui. Untuk menambahkan karya ilmiah, pengguna dapat memilih:

  1. Klik menu “Update Data”
  2. Pilih bagian “Sertifikasi”
  3. Klik “Lanjut Pengisian Data”
  4. Pilih jenis sertifikasi “Penulisan Ilmiah”

Setelah itu, sistem akan menampilkan tiga tahap pengisian, yaitu input data, unggah dokumen, dan ringkasan.

Mengisi Data Karya Ilmiah Secara Lengkap

Pada tahap input data, pengguna diminta mengisi informasi karya ilmiah secara detail, meliputi:

Untuk memudahkan pengisian, narasumber menyarankan pengguna mencari artikel yang telah dipublikasikan melalui Google Scholar.

Dengan mengetikkan kata kunci judul atau nama penulis, pengguna dapat menemukan artikel yang dimaksud dan menyalin data yang diperlukan secara akurat.

Memastikan Keabsahan DOI dan ISSN

Salah satu bagian penting dalam pengisian data adalah memasukkan DOI dan ISSN. DOI harus diuji terlebih dahulu untuk memastikan tautan dapat diakses.

Hal ini penting agar verifikator dapat memeriksa keaslian karya ilmiah.

Sementara itu, ISSN terdiri atas dua jenis, yaitu:

Keduanya dapat dicantumkan untuk memperkuat validitas data.

Mengunggah Dokumen Pendukung

Setelah tahap pengisian data selesai, pengguna diarahkan untuk mengunggah dokumen pendukung. Dokumen ini biasanya berupa:

Berkas harus dalam format PDF agar dapat diunggah ke sistem. Pengguna juga dapat melakukan pratinjau sebelum melanjutkan proses.

Proses Pengiriman dan Verifikasi

Setelah semua data dan dokumen terunggah, pengguna diminta mencentang pernyataan kebenaran data, lalu menekan tombol “Kirim”.

Data yang telah dikirim akan masuk ke sistem dan menunggu proses verifikasi dari pihak terkait.

Baca Juga: Info GTK Mulai Sinkronisasi! TPG Februari 2026 Segera Cair, Simak Jadwal dan Syarat Penting yang Harus Diketahui Guru

Jika diperlukan, pengguna masih dapat melakukan perbaikan atau pengeditan data sebelum disetujui.

Manfaat bagi Guru dan Calon Guru

Dengan mengisi riwayat penulisan ilmiah secara lengkap, guru dan calon guru akan memperoleh sejumlah manfaat, antara lain:

Langkah ini juga menjadi bentuk pengakuan terhadap karya dan kontribusi guru dalam dunia pendidikan.

Dengan pengelolaan data yang rapi dan lengkap, peluang untuk meningkatkan kualitas diri serta karier di dunia pendidikan semakin terbuka lebar.

Pembaruan data bukan hanya soal administrasi, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan profesi guru.

Kebijakan, tampilan sistem, serta prosedur pada platform MyASN dapat berubah sewaktu-waktu sesuai ketentuan resmi dari instansi terkait.

Untuk informasi paling akurat dan terbaru, pembaca disarankan merujuk pada situs resmi BKN atau menghubungi pihak berwenang.***

Editor : Eli Kustiyawati
#penulisan karya ilmiah #guru #MyASN #riwayat sertifikasi #karier