RADAR BOGOR - Proses pencairan KIP Kuliah semester genap tahun 2026 terus mengalami perkembangan.
Berdasarkan progres pengajuan yang telah masuk, pencairan dana diperkirakan dilakukan secara bertahap dalam beberapa gelombang, dengan rujukan utama berupa tanggal PPAPT, bukan lagi nomor PPAPT.
Tahap Pencairan KIP Kuliah Semester Genap 2026
1. Pencairan Tahap 1 (PPAPT 18 Februari 2026)
Pengajuan pencairan tahap pertama menggunakan tanggal PPAPT 18 Februari 2026.
Berdasarkan pola semester sebelumnya, pencairan diprediksi berlangsung sekitar 28 Februari 2026.
Perlu diketahui bahwa keterangan di sistem bisa berbeda-beda, seperti kode PTS3, PTS4, atau verval KIPK ongoing. Perbedaan ini tidak memengaruhi pencairan selama tanggal PPAPT sama.
Jika terdapat laporan bahwa dana sudah cair di salah satu bank, maka mahasiswa dengan tanggal PPAPT yang sama di bank lain diperkirakan akan menerima pencairan dalam waktu kurang dari satu minggu.
2. Pencairan Tahap 2 (PPAPT 20 Februari 2026)
Tahap kedua menggunakan tanggal PPAPT 20 Februari 2026, yang telah diajukan ke Kementerian Keuangan dan masuk ke gelombang pencairan berikutnya. Pencairan tahap ini diprediksi sekitar 2 Maret 2026.
Beberapa perguruan tinggi yang tercatat mengajukan tahap ini antara lain:
- Universitas Indonesia
- Universitas Jember
- IPB University dan IPB Sukabumi
- Universitas Diponegoro
- Universitas Mulawarman
- Universitas Trunojoyo Madura
- Politeknik Negeri Jakarta
- Universitas Negeri Jakarta
- Universitas Pasundan
- Institut Teknologi Nasional Bandung (ITENAS)
- Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
- Universitas Binabangsa
- Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto
- STIMIK IKMI Cirebon
- STIMIK Bina Patria
- STIMIK Widya Utama Purwokerto
- Universitas AMIKOM Purwokerto
- Universitas AGI
- Universitas Ford The Dekok Bukittinggi
Jumlah data yang tercatat sekitar 20 kampus, meskipun kemungkinan lebih banyak secara nasional.
3. Pencairan Tahap 3 (Prediksi PPAPT 21–23 Februari 2026)
Tahap ketiga diperkirakan masuk PPAPT pada Senin atau Selasa setelah tanggal 21–23 Februari 2026.
Jika proses berjalan lancar, pencairan gelombang ketiga diharapkan berlangsung minggu kedua Maret 2026.
Perguruan tinggi yang terdata dalam tahap ini antara lain:
- Universitas Hasanuddin
- Universitas Jambi
- Universitas Malikussaleh
- Universitas Mataram
- Universitas Negeri Medan
- Universitas Negeri Surabaya
- Universitas Sumatera Utara
- Universitas Pancasakti Tegal
- Universitas Tikubang
- Universitas Trunojoyo Madura
- Politeknik Negeri Medan
- Politeknik Negeri Pontianak
- Politeknik Jati Luhur
- ISPI Bandung
Patokan Pencairan: Tanggal PPAPT, Bukan Nomor
Untuk semester genap 2026, patokan pencairan KIP Kuliah adalah tanggal PPAPT, bukan nomor PPAPT.
Nomor PPAPT sering tidak ditampilkan secara lengkap karena perbedaan administrasi di setiap kampus dan operator sistem.
Target Cair Sebelum Lebaran
Jika pengajuan pencairan dilakukan paling lambat minggu pertama Maret 2026, peluang dana cair sebelum Lebaran masih terbuka.
Namun, proses pencairan tetap bergantung pada tahapan administratif kampus, seperti:
- Pembaruan data di PDDikti
- Evaluasi status mahasiswa KIP Kuliah
- Pembuatan SK penerima
- Validasi status aktif mahasiswa
- Verifikasi dan pembaruan nomor rekening
Penting: Pastikan Rekening Aktif
Mahasiswa yang masuk tahap pencairan pertama dan kedua harus memastikan rekening bank aktif dan tidak dorman.
Jika rekening dorman atau mati, dana tidak akan masuk dan harus menunggu pengajuan ulang yang bisa memakan waktu hingga tiga bulan.
Kesimpulan Prediksi Jadwal Pencairan KIP Kuliah 2026
- Tahap 1 (PPAPT 18 Februari): Prediksi cair sekitar 28 Februari 2026
- Tahap 2 (PPAPT 20 Februari): Prediksi cair sekitar 2 Maret 2026
- Tahap 3 (PPAPT 21–23 Februari): Prediksi cair minggu kedua Maret 2026
Dengan jumlah kampus pengajuan yang relatif sedikit di setiap tahap, peluang pencairan sebelum Lebaran cukup besar jika proses administrasi berjalan cepat.***
Editor : Eli Kustiyawati