RADAR BOGOR - Kabar baik bagi siswa SD dan SMP.
Simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 kini sudah dapat diakses secara daring melalui laman resmi Pusat Asesmen Pendidikan di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Program ini disiapkan untuk membantu peserta didik memahami sistem ujian sekaligus berlatih mengerjakan soal sesuai format terbaru.
Simulasi TKA jenjang SD dan SMP tersedia secara online dan dapat diakses melalui situs resmi Pusat Asesmen Pendidikan.
Melalui laman tersebut, peserta dapat memilih jenjang pendidikan yang sesuai, yakni SD/MI atau SMP/MTs, sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Untuk mengikuti simulasi, peserta perlu membuka laman simulasi TKA menggunakan peramban internet.
Setelah itu, siswa diminta memilih jenjang pendidikan dan menentukan mata pelajaran yang ingin disimulasikan.
Selanjutnya, peserta cukup menekan tombol mulai simulasi dan masuk menggunakan username serta password yang sudah tersedia otomatis pada layar.
Setelah proses login, peserta akan diarahkan ke halaman verifikasi data.
Pada tahap ini, informasi seperti NIK, nomor peserta, jenis kelamin, dan mata ujian akan ditampilkan.
Peserta kemudian diminta menyalin kode token yang muncul di bagian atas halaman dan memasukkannya pada kolom yang tersedia sebelum menekan tombol kirim untuk melanjutkan ke soal pertama.
Pada halaman konfirmasi lanjutan, siswa perlu mengisi nama lengkap dan tanggal lahir sebagai bagian dari validasi data.
Setelah semua kolom terisi dan token dimasukkan, sistem akan langsung membawa peserta ke soal awal untuk mulai mengerjakan simulasi.
TKA 2026 dirancang dengan dua struktur soal, yakni soal tunggal dan soal grup.
Soal tunggal merupakan pertanyaan yang berdiri sendiri tanpa berkaitan dengan soal lain.
Sementara itu, soal grup terdiri atas beberapa pertanyaan yang mengacu pada satu stimulus yang sama, seperti teks bacaan, tabel, atau grafik.
Dari segi bentuk, soal TKA terbagi menjadi tiga tipe. Pertama, pilihan ganda dengan satu jawaban benar.
Kedua, pilihan ganda kompleks yang memungkinkan lebih dari satu jawaban tepat.
Ketiga, model kategori yang meminta peserta menilai setiap pernyataan secara terpisah, misalnya dengan opsi benar atau salah maupun sesuai atau tidak sesuai.
Untuk jenjang SD dan SMP, mata pelajaran yang diujikan dalam TKA mencakup Bahasa Indonesia dan Matematika.
Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, peserta biasanya diminta membaca teks cerita sepanjang lima hingga enam paragraf, kemudian menjawab pertanyaan seputar tokoh, alur tindakan, hingga gaya bahasa yang digunakan.
Beberapa soal juga meminta siswa menentukan pernyataan yang relevan atau tidak relevan berdasarkan isi bacaan.
Sementara itu, materi Matematika meliputi sejumlah topik utama seperti operasi bilangan, pola aljabar, geometri dan pengukuran yang mencakup bangun datar dan ruang, konsep waktu dan berat, hingga data dan peluang.
Jadwal Lengkap TKA 2026 SD dan SMP
Pelaksanaan TKA 2026 telah dijadwalkan secara bertahap.
Tanggal 19 Januari sampai dengan 28 Februari 2026, pendaftaran mulai dibuka.
Simulasi untuk jenjang SMP berlangsung pada 23 Februari sampai 1 Maret 2026.
Sedangkan simulasi SD dijadwalkan pada 2 hingga 8 Maret 2026.
Tahapan berikutnya adalah gladi bersih yang dilaksanakan pada 9–17 Maret 2026 untuk kedua jenjang.
Adapun pelaksanaan TKA SMP akan digelar pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD berlangsung pada 20–30 April 2026.
Simulasi ini diselenggarakan sebagai sarana latihan teknis sekaligus akademik agar siswa lebih siap menghadapi ujian yang sesungguhnya.
Pemerintah melalui Pusat Asesmen Pendidikan menyediakan platform khusus guna memastikan peserta dapat memahami alur pengerjaan, sistem login, hingga karakteristik soal yang akan dihadapi pada TKA 2026. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti