RADAR BOGOR - Program Studi (Prodi) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (Prodi IPA) Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan (Unpak) rutin mengirimkan para mahasiswanya ke luar negeri.
Hal itu bisa dicapai melalui program kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri, salah satunya Jepang, membuat Prodi IPA Pascasarjana Unpak setiap tahun rutin mengirim mahasiswa magisternya ke ‘Negeri Sakura’.
Untuk tahun ini, Prodi Pendidikan IPA menjalin kerjasama dengan salah satu perguruan tinggi ternama Malaysia, Universiti Teknologi Malaysia (UTM).
Kerjasama ini bertujuan membangun jejaring internasional untuk meningkatkan kualitas akademik dan atmosfer global, termasuk kemitraan strategis dengan UTM.
“Kerja sama ini fokus pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan kurikulum berbasis OBE, dan kuliah tamu internasional,” ujar Ketua Prodi Pendidikan IPA Sekolah Pascasarjana Unpak, Didit Ardito, Selasa 3 Maret 2026.
Kolaborasi ini mendukung visi prodi untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing global.
“Ada beberapa profesor dari sana yang mengajar di Prodi Pendidikan IPA. Dan kami mengirim mahasiswa serta dosen untuk menimba ilmu di UTM” jelasnya.
Sebagai salah satu prodi dengan predikat unggul di Sekolah Pascasarjana Unpak, Didit menjelaskan jika mayoritas dosen pengajar Pendidikan IPA sudah bergelar profesor. Diantaranya mantan rektor Unpak Prof Bibin Rubini.
“Dari total 11 dosen, enam diantaranya bergelar profesor. Makanya Prodi Pendidikan IPA bisa disebut istimewa karena kompetensi keilmuan para tenaga pengajar sudah tinggi,” katanya.
Menariknya lagi, Prodi Pendidikan IPA memiliki skema hibah untuk tesis mahasiswa. “Kami selalu mendapatkan hibah untuk membantu penyusunan tesis mahasiswa,” tukasnya. (rur)
Editor : Eka Rahmawati