Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Daftar Bacabup Kabupaten Bogor Jalur Independen, Pasangan Ini Ngaku Dipersulit KPU

Fikri Rahmat Utama • Senin, 13 Mei 2024 | 08:14 WIB
Pasangan pendaftar bakal calon bupati dan bakal calon bupati atau bacabup dan bacawabup Bogor jalur independen, Santoso-Kusnawan saat mendaftar ke KPU
Pasangan pendaftar bakal calon bupati dan bakal calon bupati atau bacabup dan bacawabup Bogor jalur independen, Santoso-Kusnawan saat mendaftar ke KPU

RADAR BOGOR - Pasangan pendaftar bakal calon bupati dan bakal calon bupati atau bacabup dan bacawabup Bogor jalur independen, Santoso-Kusnawan mengeluhkan sulitnya proses pendaftaran yang harus mereka lewati.

Santoso mengatakan, mereka diminta untuk menyelesaikan proses upload dokumen persyaratan bacabup dan bacawabup ke aplikasi Sistem Informasi Pencalonan atau Silon hanya dalam waktu singkat.

Padahal, kata dia, ada sekitar 252.814 KTP pemilih se-Kabupaten Bogor yang harus diupload. Menurutnya hal ini sulit untuk dilakukan pihaknya yang hendak mendaftar bacabup. 

"Kami hanya diberi waktu 5 hari untuk upload ratusan ribu KTP ini dan karena belum selesai diberi tenggat waktu sampai hari ini," ungkapnya.

Ia pun mengungkapkan kekecewaannya, padahal mereka sudah memiliki hard copy KTP namun akibat kewajiban upload membuat pendaftaran mereka terkendala.

KTP itu diklaim didapatkan dengan kerja keras berkeliling ke semua kecamatan. Lebih lanjut, ia sendiri menyebut masih akan terus berusaha menyelesaikan proses pendaftaran ini.

Hal ini karena keseriusan mereka untuk maju sebagai bacabup dan bacawabup di Pilkada Bogor November nanti.

"Semua dukungan yang diberikan benar-benar dari masyarakat tanpa paksaan. Jadi kami akan berusaha dulu sampai deadline kami tetap berharap ada perpanjangan" sebutnya.

Bacabup Santoso dan Wacabup Kusnawan menyebut mereka berasal dari masyarakat biasa. Santoso sendiri diketahui adalah mantan Kepala Desa Cijeruk Kecamatan Sukaharja.

Santoso menjelaskan, walau tanpa donatur sama sekali mereka punya tekat yang kuat untuk membangun Kabupaten Bogor.

Keduanya mengaku telah berkeliling ke berbagai kecamatan untuk meraih dukungan masyarakat. "Saya ingin menekankan bahwa kami akan bekerja benar-benar pro rakyat," ungkapnya.

Santoso mengatakan program yang akan mereka lakukan adalah kerja nyata yang bisa berdampak ke masyarakat.

Sebab menurutnya anggaran daerah Kabupaten Bogor saat jelas tinggal harus dimanfaatkan dengan baik.

"Uang PAD Kabupaten Bogor, dikembalikan ke Rakyat Bogor. Untuk kesejahteraan Rakyat Bogor, agar Rakyat Bogor mandiri," katanya.

Salah satu program yang akan dijalankan yaitu penggunaan KTP untuk berobat. Hanya menggunakan KTP masyarakat sudah bisa berobat gratis di puskesmas dan rumah sakit.

"Kami sebagai pemerintah yang akan bertanggung jawab itu. Kami akan berjuang bersama rakyat," jelasnya. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #kpu #Bacabup