Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

E-Pilkades di Kabupaten Bogor Dinilai Prospektif, Akademisi Soroti Keamanan Data

Muhammad Ali • Sabtu, 29 November 2025 | 12:31 WIB
Akademisi Ilmu Komunikasi UIKA Bogor sekaligus kandidat Doktor Komunikasi Politik Unpad, Yama Sumbodo.
Akademisi Ilmu Komunikasi UIKA Bogor sekaligus kandidat Doktor Komunikasi Politik Unpad, Yama Sumbodo.

RADAR BOGOR – Rencana penerapan pemilihan kepala desa berbasis elektronik (E-Pilkades) di Kabupaten Bogor mendapat perhatian dari kalangan akademisi.

Sistem digital tersebut dinilai memiliki prospek besar dalam meningkatkan kualitas demokrasi desa, namun tetap memerlukan persiapan matang, terutama dalam aspek keamanan data.

Akademisi Ilmu Komunikasi Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor sekaligus kandidat Doktor Komunikasi Politik Universitas Padjadjaran (Unpad), Yama Sumbodo, melihat bahwa E-Pilkades berpotensi membawa perubahan signifikan terhadap proses pemungutan suara di tingkat desa.

Menurutnya, digitalisasi dapat memberikan banyak keuntungan bagi penyelenggara maupun masyarakat.

“Saya mendukung bila rencana pelaksanaan E-Pilkades di Kabupaten Bogor dapat meningkatkan transparansi, mempercepat proses penghitungan suara, serta meminimalkan potensi kecurangan di lapangan,” ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu 29 November 2025.

Yama menilai bahwa digitalisasi Pilkades sejalan dengan kebutuhan modernisasi layanan publik.

Desa sebagai unit pemerintahan paling dekat dengan masyarakat membutuhkan sistem pemilihan yang lebih efisien, akurat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Hal tersebut diyakininya dapat memperkuat fondasi demokrasi di tingkat lokal.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penerapan E-Pilkades sebaiknya tidak dilakukan secara serentak tanpa tahapan yang jelas.

Uji coba di sejumlah desa percontohan dinilai penting untuk memastikan sistem berjalan sesuai harapan dan menghindari kendala teknis pada hari pemilihan.

“Alangkah lebih baik dan efisien bila penerapan E-Pilkades dilakukan secara bertahap, disertai uji coba di beberapa desa percontohan terlebih dahulu,” katanya.

Yama juga mengingatkan bahwa aspek teknis merupakan kunci keberhasilan digitalisasi Pilkades.

Infrastruktur jaringan internet, ketersediaan perangkat, hingga kompetensi operator harus dipastikan benar-benar siap agar proses pemungutan suara berlangsung lancar.

Tak hanya itu, ia menekankan bahwa keamanan data harus menjadi perhatian utama.

Menurutnya, integritas sistem akan menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilihan.

“Kesiapan infrastruktur digital, pelatihan operator, serta jaminan keamanan data harus menjadi prioritas agar penyelenggaraan dapat berjalan lancar, adil, dan dipercaya oleh seluruh masyarakat,” tegasnya.

Dengan semakin menguatnya wacana E-Pilkades, pandangan akademisi seperti Yama menjadi masukan penting bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam merancang langkah kebijakan dan teknis ke depan.

Digitalisasi Pilkades dinilai dapat menjadi terobosan besar, asalkan dibangun dengan persiapan yang matang dan prinsip transparansi yang kuat.(cr1)

Editor : Alpin.
#pilkades #uika bogor #kabupaten bogor