RADAR BOGOR - Mantan anggota grup WINNER, Nam Tae hyun, kembali menjadi sorotan publik setelah dipastikan akan menjalani persidangan terkait kasus mengemudi dalam keadaan mabuk.
Dikutip dari Naver Entertainment, setelah sebelumnya tersandung kontroversi penggunaan narkoba ilegal, kini Nam Tae hyun harus menghadapi proses hukum baru yang semakin memperumit rekam jejaknya dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut laporan dari komunitas hukum pada Senin, Pengadilan Distrik Barat Seoul telah menetapkan tanggal 11 Desember 2025 sebagai sidang pertama untuk kasus terbaru Nam Tae hyun.
Ia didakwa melanggar Undang-Undang Lalu Lintas Jalan atas tindakan mengemudi dalam kondisi mabuk yang berujung pada kecelakaan lalu lintas.
Insiden itu terjadi pada 27 April sekitar pukul 4:10 pagi di dekat Jembatan Dongjak, di jalur Tol Gangbyeonbuk-ro arah Goyang, Gyeonggi.
Dalam kejadian tersebut, Nam Tae hyun dilaporkan menabrak median jalan saat mencoba menyalip kendaraan lain. Beruntung tidak ada korban luka.
Namun hasil penyelidikan menunjukkan bahwa kadar alkohol dalam darahnya mencapai 0,08 atau lebih, ambang batas yang cukup tinggi hingga memenuhi syarat untuk pencabutan surat izin mengemudi.
Perkara ini semakin berat mengingat Nam masih berada dalam masa percobaan akibat kasus narkoba sebelumnya.
Pada Januari tahun lalu, ia menerima vonis satu tahun penjara karena melanggar Undang-Undang Pengendalian Narkotika, meskipun hukuman tersebut ditangguhkan selama dua tahun.
Dengan latar belakang tersebut, kasus DUI terbaru ini memicu perhatian besar, baik dari publik maupun pihak penegak hukum.
Pada 2 Mei tahun ini, pihak kepolisian bahkan mengajukan permohonan surat perintah penangkapan terhadap Nam, menilai bahwa tindakannya mengemudi dalam keadaan mabuk saat masih menjalani masa percobaan merupakan pelanggaran serius.
Namun, pengadilan menolak permohonan itu, dengan alasan bahwa “tidak cukup alasan penahanan” dalam proses sidang praperadilan.
Perjalanan hukum Nam semakin panjang ketika publik kembali mengingat bahwa bukan kali ini saja ia terjerat kasus DUI.
Pada Maret 2023, ia sempat dikenai denda sebesar 6 juta won (sekitar $4.080) terkait kecelakaan lain yang terjadi ketika ia sedang berada dalam penyelidikan atas kasus narkoba terpisah.
Rangkaian insiden ini menambah daftar panjang pelanggaran yang menyeret nama mantan idola tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Nam Tae-hyun pertama kali dikenal publik ketika debut bersama WINNER pada tahun 2013. Ia menjadi salah satu wajah penting grup tersebut sebelum akhirnya memutuskan hengkang pada 2016.
Setahun setelahnya, ia mendirikan label musik independen bernama The South dan melanjutkan karier sebagai musisi sekaligus produser.
Namun perjalanan karier solonya sejak keluar dari grup tidak lepas dari berbagai kontroversi yang membuat citranya terus mendapat sorotan kritis.
Kini, dengan persidangan yang akan segera digelar pada Desember mendatang, perhatian publik kembali tertuju pada perkembangan kasusnya.
Banyak yang menilai bahwa proses hukum ini akan menjadi titik penting dalam menentukan masa depan Nam baik dalam kehidupan pribadi maupun karier musiknya.
Dengan rekam jejak kasus yang berulang, masyarakat menunggu apakah persidangan kali ini akan membawa konsekuensi yang lebih berat dibanding sebelumnya.
Persidangan pada 11 Desember nanti diperkirakan akan mengungkap secara lebih jelas bagaimana posisi hukum Nam Tae hyun, serta bagaimana pengadilan akan mempertimbangkan pelanggaran yang terjadi selama masa percobaannya.
Hingga saat ini, pihak Nam belum memberikan pernyataan resmi, sementara publik dan penggemar menantikan perkembangan lebih lanjut dari kasus yang kembali memunculkan sosok kontroversial tersebut ke permukaan. (Yumna/SV IPB)
Editor : Yosep Awaludin