RADAR BOGOR, Tidak hanya memiliki villa mewah di Kaki Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Presiden Kedua Indonesia Soeharto juga memiliki villa mewah lainnya di Pulau Belut, Kepulauan Seribu.
Nasibnya juga tidak kalah tragisnya dengan Villa Soeharto yang berada di Kaki Gunung Salak, tepatnya di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sejak lengser dari jabatannya pada tahun 1998 lalu, Villa Soeharto ini sudah tidak terawat dan dibiarkan terbengkalai.
Villa Soeharto di Pulau Bulat, Kepulauan Seribu, Jakarta, merupakan pulau pribadi tak berpenghuni milik Presiden Soeharto.
Villa Soeharto di Pulau Belut ini dibuka sejak tahun 1992 dan tupup pada 2004. Hingga kini villa mewah tersebut tidak berpenghuni dan dibiarkan terbengkalai.
Selama ini, Pulau Bulat memang bukan destinasi utama bagi para pelancong, namun tetap menarik untuk dikunjungi.
Biasanya Pulau Belut ini menjadi tempat mampir Presiden Soeharto untuk beristirahat sejenak setelah berkeliling pulau-pulau lain di sekitar Kepulauan Seribu.
Pulau pribadi milik Keluarga Cendana ini tidak berpenghuni, hanya ada penjaga untuk merawat kawasan tersebut.
Meski tidak dijadikan sebagai destinasi wisata, namun pengunjung masih tetap bisa singgah dengan meminta izin terlebih dahulu kepada penjaga.
Kawasan dengan luas 1,28 hektare ini dapat dikelilingi dengan berjalan kaki hanya dengan waktu kurang lebih 20 menit.
Sambil menikmati pasir halus dan kesejukan pepohonan, kamu juga bisa melihat pulau lain yang ada di sekitarnya.
Menyusuri Pulau Bulat Milik Keluarga Cendana
Pulau Bulat mendapatkan namanya bukan tanpa alas an, yang sebelumnya lebih dikenal sebagai Pulau Pak Harto.
Pasalnya, pulau ini dulu merupakan milik Presiden RI kedua dan keluarga cendana. Sekarang, pulau ini ditinggalkan pemiliknya dan tidak terawat.
Villa Mewah Peninggalan Soeharto
Selama ini, tidak banyak yang tau keberadaan Pulau Bulat yang ada di Kepulauan Seribu. Makanya, suasana di pulau ini masih alami dan memiliki pemandangan alam menakjubkan.
Di sini juga terdapat satu villa mewah milik keluarga Cendana atau lebih dikenal dengan sebutan Villa Soeharto.
Karena Pulau Bulat ini tidak terlalu luas, maka cukup berjalan selama 15 menit untuk mengelilinginya.
Meskipun kecil, pulau ini sangat indah dan eksotis, sehingga menggundang Presiden Soeharto untuk mendirikan bangunan villa mewah.
Keindahan Pulau Belut ini terlihat dari hamparan pasir putih, dan air laut yang luar biasa bersihnya.
Pepohonan juga tumbuh begitu subur di kawasan Pulau Belut, yang memberikan suasana asri dan bikin pengunjung betah berlama-lama.
Saat tiba di pulau ini, kamu akan menemukan bangunan villa yang cukup besar dan bangunan pendopo luas dikelilingi pohon pinus.
Bangunan itulah yang dinamakan Villa Soeharto. Di bangunan villa, masih ada sisa-sisa barang walaupun tidak dapat digunakan.
Jika menyusuri seluruh kawasan, pengunjung bisa melihat kemewahan villa pribadi yang dulu digunakan untuk berlibur Keluarga Cendana. (*)
Editor : Alpin.