RADAR BOGOR - Beberapa jenis bansos, selain PKH BPNT telah dipastikan cair Oktober 2025.
Sementara sebagian lainnya diluar bansos PKH BPNT sedang dalam tahap distribusi di berbagai daerah.
Berikut rangkuman detail informasi yang perlu diketahui oleh para penerima manfaat bansos PKH BPNT.
1. Bantuan Sembako untuk 18,3 Juta Keluarga Penerima Manfaat
Pemerintah menyiapkan penyaluran dua bantuan penebalan sembako yang ditargetkan menjangkau sekitar 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bantuan ini tidak diberikan dalam bentuk tunai, melainkan berupa paket kebutuhan pokok yang terdiri dari 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng.
Jadwal penyaluran diperkirakan akan dimulai pada awal Oktober 2025.
Sasaran utama program ini adalah KPM yang terdaftar dalam skema Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) murni serta KPM BPNT yang sekaligus penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
2. Bantuan Susulan PKH dan BPNT Tahap 3
Selain bantuan sembako, pemerintah juga memastikan penyaluran susulan untuk bantuan PKH dan BPNT tahap 3.
Beberapa daerah telah lebih dulu memulai pencairan, khususnya bagi KPM yang sebelumnya belum menerima haknya.
Keluarga penerima yang mengalami peralihan mekanisme penyaluran dari PT Pos ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) juga diminta bersiap, karena status mereka kini sudah berada pada tahap SPM atau Surat Perintah Membayar.
Target pemerintah adalah agar seluruh proses penyaluran susulan ini dapat rampung sebelum akhir September 2025 sehingga tidak ada KPM yang tertinggal.
3. Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP)
Di sektor pendidikan, penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) juga terus berjalan.
Bantuan ini sudah mulai dicairkan di sejumlah wilayah untuk mendukung kebutuhan siswa-siswi dari keluarga penerima manfaat.
Besaran bantuan berbeda sesuai jenjang pendidikan, yakni Rp450.000 untuk siswa SD, Rp750.000 untuk siswa SMP, dan Rp1.800.000 untuk siswa SMA.
Pemerintah mengimbau para penerima untuk segera memeriksa saldo rekening mereka agar bantuan yang sudah masuk bisa segera dimanfaatkan sesuai kebutuhan sekolah.