RADAR BOGOR – Memasuki awal November 2025, pemerintah mulai menyalurkan dua bantuan besar sekaligus, yakni Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 dan Bantuan Langsung Tunai (BLT Kesra).
Dilansir dari kanal Cek Bansos, penyaluran dimulai pada malam 3 November 2025 sekitar pukul 21.00 dan berlanjut hingga pagi hari.
Pencairan tahap pertama dilakukan melalui Bank BRI, sementara bank lain seperti Mandiri, BNI, dan BSI belum menyusul saat informasi ini beredar.
Para penerima diimbau segera memeriksa saldo KKS masing-masing, sebab laporan masuknya dana sudah mulai terlihat sejak pagi, 4 November 2025.
1. Jenis dan Jumlah Bantuan yang Cair
BPNT Tahap 4 dicairkan sebesar Rp600.000, mencakup alokasi untuk bulan Oktober, November, dan Desember 2025.
Sementara itu, BLT Kesra menyalurkan dana Rp900.000 bagi penerima yang terdaftar. Beberapa KPM bahkan melaporkan menerima pencairan ganda dengan total Rp1.500.000, gabungan dari BPNT dan BLT Kesra.
Fenomena pencairan combo ini menunjukkan bahwa sebagian wilayah sudah menjalankan dua program sekaligus secara bersamaan.
2. Daerah yang Sudah Terima Pencairan
Sejumlah wilayah telah melaporkan pencairan melalui Bank BRI. Dari Pulau Jawa, tercatat Kabupaten Purbalingga di Jawa Tengah sudah menerima BPNT sebesar Rp600.000.
Di Jawa Barat, beberapa daerah seperti Sukabumi mendapat BLT Kesra Rp900.000, Subang menerima BPNT Rp600.000, sedangkan Tasikmalaya menjadi salah satu wilayah dengan pencairan ganda total Rp1.500.000.
Cianjur juga disebut sudah masuk tahap pencairan. Di Jawa Timur, laporan datang dari Kabupaten Nganjuk, disusul wilayah Banten seperti Lebak.
Dari kawasan Indonesia Timur, Lombok Barat di Nusa Tenggara Barat, Kota Kupang di Nusa Tenggara Timur, Katingan di Kalimantan Tengah, Kota Manado di Sulawesi Utara, Jeneponto di Sulawesi Selatan, serta Boalemo di Gorontalo juga tercatat telah menerima pencairan.
Sementara itu, dari Pulau Sumatera, sejumlah daerah seperti Palembang, Bengkulu Selatan, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Bangka, dan Kota Padang turut melaporkan saldo bansos telah masuk.
Pemerintah mengingatkan seluruh KPM, baik pemegang KKS lama maupun baru, agar rutin mengecek saldo di mesin ATM atau melalui e-warong.
Banyak penerima dilaporkan belum menyadari dana bantuan sudah masuk karena proses transfer dilakukan bertahap berdasarkan wilayah dan bank penyalur.***
Editor : Eli Kustiyawati