RADAR BOGOR – Hari Jumat benar-benar membawa berkah bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial atau bansos melalui program PKH, BPNT, dan BLT Kesra tahap 4 yang mulai masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih di berbagai daerah.
Dilansir dari kanal YouTube Klik Bansos, banyak warga melaporkan saldo rekening KKS mereka bertambah Rp900.000 sejak Kamis malam dan diprediksi akan terus berlangsung hingga Jumat pagi.
Tak hanya itu, bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter juga mulai didistribusikan ke rumah-rumah penerima manfaat.
Pencairan dana dilakukan secara bertahap melalui beberapa bank penyalur resmi, seperti BRI, BNI, BSI, dan Bank Mandiri.
Masyarakat diimbau untuk mengecek saldo secara berkala karena tidak semua daerah menerima di waktu yang sama.
Selain bantuan tunai dan sembako, publik juga dikejutkan dengan adanya bonus tambahan Rp450.000 yang tiba-tiba masuk ke rekening sebagian penerima.
Setelah ditelusuri, bantuan tersebut ternyata berasal dari Program Indonesia Pintar (PIP), yakni program bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Program PIP ini menyalurkan dana sebesar Rp450.000 untuk siswa SD/sederajat, Rp750.000 untuk SMP/sederajat, dan Rp1,8 juta untuk SMA/sederajat.
Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan sistem Kemendikbudristek.
Laporan dari berbagai daerah juga mengonfirmasi pencairan bansos ini. Di wilayah Palembang, Sungai Lilin, hingga Surakarta (Jawa Tengah), sejumlah penerima manfaat mengaku telah menerima transfer dan paket sembako mereka.
Pemerintah menegaskan bahwa proses pencairan bansos dilakukan secara transparan dan bertahap agar seluruh penerima bisa mendapatkan haknya secara merata.
Masyarakat juga diingatkan untuk waspada terhadap informasi palsu yang mengatasnamakan program bantuan sosial.
Dengan cairnya bansos tahap 4 dan tambahan dari PIP ini, banyak keluarga kini bisa sedikit bernapas lega menghadapi kebutuhan akhir tahun.
Program ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu stabilitas ekonomi rumah tangga di tengah fluktuasi harga pangan.
Jumat ini pun terasa berbeda, bukan hanya karena nominal bantuan yang masuk, tetapi juga karena semangat dan rasa syukur masyarakat yang merasakan Jumat berkah bawa rezeki.***
Editor : Eli Kustiyawati