Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

PKH KKS Baru Mandiri Banjir Saldo Rp4,5 Juta, Undangan Beras Semakin Merata, Ini Update Terbaru Bansos 19 November

Khairunnisa RB • Rabu, 19 November 2025 | 12:10 WIB
KPM penerima KKS Bank Himbara untuk pencairan bansos PKH, BPNT, dan BLT Kesra
KPM penerima KKS Bank Himbara untuk pencairan bansos PKH, BPNT, dan BLT Kesra

RADAR BOGOR – Warga Indonesia kembali dihebohkan dengan kabar pencairan bantuan sosial atau bansos yang berlangsung pada Selasa malam, 18 November 2025.

Tidak seperti biasanya, sejumlah KPM mendadak menerima dana besar hingga Rp4,5 juta dalam satu pencairan.

Informasi tersebut meluas dengan cepat dan menciptakan gelombang pertanyaan dari berbagai penjuru daerah.

Dimulai dari Update BPNT Rp600.000 yang Terus Masuk

Sejak pagi hingga malam, bantuan BPNT Rp600.000 masih terus dicairkan oleh bank penyalur BNI.

Warga yang memegang KKS lama maupun KKS Merah Putih baru sama-sama berpeluang menerima.

Banyak KPM mengaku harus bolak-balik mengecek saldo karena penyaluran berlangsung secara acak dan bertahap.

Fenomena ini sudah cukup menyita perhatian, tetapi kabar yang lebih besar baru muncul menjelang malam hari.

Foto bukti transfer dengan nominal Rp4,5 juta mendadak viral di puluhan grup media sosial.

Tidak sedikit yang awalnya mengira foto tersebut hoaks, namun setelah dikonfirmasi, data tersebut ternyata valid.

Beberapa KPM bahkan menunjukkan tangkapan layar serupa.

Dilansir dari kanal YouTube Klik Bansos, nominal besar itu berasal dari pencairan PKH tiga tahap sekaligus.

Hal ini terjadi karena banyak KKS yang baru saja dialihkan dari PT Pos Indonesia ke KKS Merah Putih, sehingga pencairan yang tertunda langsung dirapel:

• Tahap 2

• Tahap 3

• Tahap 4

Khusus komponen balita, bantuan mencapai Rp750.000 per anak. Jika keluarga memiliki dua balita, nilai bantuan per tahap menjadi Rp1.500.000.

Ketika dirapel, totalnya menjadi Rp4,5 juta, sesuai transfer yang viral.

Bank Mandiri Sudah Cair, BRI Masih Nol Persen

Selain BNI, Bank Mandiri juga masuk dalam daftar bank yang sudah mulai mencairkan PKH khusus untuk pemilik KKS baru.

Banyak warga Mandiri melaporkan saldo PKH masuk tiga tahap sekaligus.

Namun berbeda dengan Mandiri dan BNI, tingkat pencairan BPNT melalui BRI masih berada di angka 0%, membuat banyak penerima dari jalur BRI harus sabar menunggu giliran.

Baca Juga: Perkuat Pilar Keluarga, PKK Bogor Gelar Bina Daerah di Jasinga Disambut Antusias Ratusan Kader

Bantuan Pangan Besar-besaran Digulirkan

Rabu–Kamis, 18–19 November 2025, juga menjadi momentum penyaluran bantuan pangan berupa:

• 20 kg beras

• 4 liter minyak goreng

KPM yang menerima undangan resmi diminta datang tepat waktu.

Tenggat waktu pengambilan hanya lima hari. Jika tidak diambil, bantuan langsung dialihkan ke KPM lain.

Kebijakan tegas ini diterapkan untuk mencegah penumpukan logistik dan memastikan bantuan tepat sasaran.

Ungkapan syukur muncul dari mereka yang sudah menerima pencairan.

Namun bagi yang belum, muncul kekhawatiran bahwa mereka “tidak kebagian” atau tidak terdaftar pada tahap pencairan kali ini.

Pendamping sosial meminta warga tetap tenang karena setiap wilayah memiliki jadwal pencairan masing-masing.

Pemerintah dan Bank Penyalur: Pencairan Masih Berlangsung

Pihak bank memastikan bahwa proses penyaluran masih berjalan hingga beberapa hari ke depan.

KPM diminta memantau saldo secara berkala dan tidak terpengaruh oleh kabar simpang siur.

Hingga malam hari, data pencairan terus bergerak dan diprediksi akan melonjak lagi pada hari berikutnya.

Dengan banyaknya komponen bantuan yang cair bersamaan, termasuk penyaluran tiga tahap PKH sekaligus, November 2025 disebut sebagai salah satu bulan paling padat dan paling menguntungkan bagi KPM sepanjang tahun.

Tidak menutup kemungkinan pencairan kembali mengalami lonjakan dalam beberapa hari ke depan.***

Editor : Eli Kustiyawati
#kpm #bansos #pencairan