Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BPNT Tahap 4 Desember 2025 Terpantau Cair Masif, KKS KPM Terisi hingga Jutaan karena Gabungan Bansos dengan PKH

Ira Yulia Erfina • Senin, 22 Desember 2025 | 20:24 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.

RADAR BOGOR - Pada periode ini banyak penerima melaporkan adanya saldo masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dengan nominal bervariasi bahkan sebagian menerima dana jauh lebih besar dari perkiraan. 

Kondisi tersebut menimbulkan banyak pertanyaan sekaligus harapan, sehingga penting untuk memahami alur dan penyebab pencairan yang sedang berlangsung.

Dilansir dari kanal Info Bansos, pencairan BPNT Tahap 4 mulai terpantau aktif sejak akhir pekan dan berlanjut hingga awal pekan terakhir Desember 2025

Proses penyaluran dilakukan secara bertahap melalui sistem perbankan, sehingga tidak semua penerima menerima bantuan pada hari yang sama. 

Perbedaan waktu cair ini dipengaruhi oleh kesiapan data dan hasil pemutakhiran penerima dalam sistem.

Sebagian besar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan saldo masuk sebesar Rp600.000.  Nominal tersebut merupakan akumulasi bantuan BPNT murni untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025, dengan nilai Rp200.000 per bulan. Dana langsung masuk ke KKS dan dapat digunakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tidak sedikit penerima yang terkejut karena saldo yang masuk jauh lebih besar dari nominal standar. 

Dalam beberapa kasus, jumlah yang diterima mencapai lebih dari satu juta rupiah hingga mendekati Rp2,5 juta. Hal ini terjadi karena adanya penggabungan beberapa jenis bantuan dalam satu waktu pencairan.

Validasi Sistem Menjadi Penyebab Saldo Membengkak

Saldo berlipat umumnya disebabkan oleh proses validasi sistem yang menetapkan penerima BPNT juga berhak menerima PKH, atau sebaliknya. 

Akibatnya, bantuan BPNT dan PKH Tahap 4 dapat cair secara bersamaan, termasuk kemungkinan akumulasi hak bantuan dari tahap sebelumnya yang belum diterima.

Bagi penerima PKH, besaran bantuan berbeda sesuai komponen yang dimiliki. Ibu hamil dan anak usia dini menerima bantuan lebih besar dibanding komponen pendidikan. 

Lansia dan penyandang disabilitas berat juga memperoleh nominal khusus yang dapat menambah total saldo secara signifikan jika cair bersamaan dengan BPNT.

Sementara itu pencairan bantuan terpantau di berbagai wilayah, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa.  Beberapa daerah menerima lebih awal, sementara daerah lain menyusul sesuai jadwal penyaluran masing-masing bank. Kondisi ini menunjukkan bahwa proses pencairan masih terus berjalan dan belum sepenuhnya selesai.

 

 

Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #bansos #pkh