Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KKS KPM Banjir Saldo, Bansos Rp600 Ribu Cair di Bank BRI dan Mandiri, Cek Bonus Beras 20 Kg Sebelum Lebaran

Khairunnisa RB • Kamis, 12 Februari 2026 | 21:31 WIB
Ilustrasi. Penyaluran KKS untuk KPM bansos.
Ilustrasi. Penyaluran KKS untuk KPM bansos.

RADAR BOGOR - Pemerintah kembali menghadirkan kabar baik bagi masyarakat penerima bantuan sosial atau KPM bansos pemilik KKS.

Penyaluran bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama tahun 2026 kini mulai direalisasikan dan masuk ke KKS para KPM di berbagai wilayah Indonesia.

Sejumlah laporan KPM menunjukkan bahwa bansos sebesar Rp600.000 sudah berhasil diterima melalui kartu KKS masing-masing.

Pencairan ini dilakukan bertahap melalui bank penyalur yang ditunjuk pemerintah.

Setelah proses distribusi berjalan melalui Bank Syariah Indonesia dan Bank Mandiri, kini penyaluran dilanjutkan oleh Bank BRI.

Dengan demikian, sebagian besar jalur distribusi sudah aktif dan tinggal menunggu giliran penyaluran dari Bank BNI agar proses berjalan penuh secara nasional.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya laporan penerimaan bantuan yang datang dari berbagai daerah.

Di wilayah Sumatera, laporan masuk dari Jambi, Riau, Medan, hingga Payakumbuh. Di Kalimantan, warga Pontianak dan sekitarnya juga mengonfirmasi bantuan sudah diterima.

Sementara itu di Jawa, laporan datang dari Lampung, Cianjur, hingga Tangerang. Bahkan wilayah Sulawesi pun mulai menerima bantuan sejak malam hari.

Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, sebagian penerima mengaku mengetahui pencairan setelah mengecek saldo melalui aplikasi perbankan, sedangkan lainnya mengetahuinya dari pemberitahuan agen bank atau setelah melakukan transaksi di ATM.

Banyak di antara mereka mengungkapkan rasa syukur karena bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan sehari-hari.

Meski pencairan sudah berlangsung di banyak lokasi, pemerintah menegaskan distribusi masih dalam proses.

Artinya masyarakat yang belum menerima diminta tetap bersabar karena penyaluran dilakukan bertahap hingga seluruh penerima yang terdaftar mendapatkan haknya.

Selain bantuan tunai, pemerintah juga meluncurkan program bantuan pangan tambahan untuk tahun 2026 sebagai bagian dari stimulus ekonomi menjelang Idul Fitri.

Program ini menyediakan paket beras 20 kilogram serta minyak goreng 4 liter bagi penerima yang memenuhi kriteria.

Menariknya, jumlah penerima program pangan ini mengalami peningkatan signifikan.

Jika sebelumnya hanya sekitar 33 juta penerima, kini kuotanya ditambah menjadi 35 juta orang di seluruh Indonesia.

Kebijakan ini diambil untuk memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

Penerima bantuan pangan terdiri dari dua kelompok utama.

Kelompok pertama adalah penerima reguler seperti keluarga yang sudah terdaftar dalam program PKH, BPNT, atau keduanya, khususnya yang masuk kategori ekonomi desil 1 hingga 4.

Kelompok kedua adalah masyarakat yang belum pernah menerima bansos reguler tetapi secara data masuk kategori kesejahteraan terendah pada rentang yang sama.

Distribusi bantuan pangan nantinya dilakukan berdasarkan undangan resmi yang akan dibagikan petugas di daerah masing-masing.

Baca Juga: Kejuaraan Pencak Silat Piala Pangdam III Siliwangi 2026, Ajang Perkuat Karakter Bangsa

Masyarakat diimbau untuk memastikan data kependudukan mereka valid agar tidak terlewat dari daftar penerima.

Dengan mulai cairnya bantuan tunai dan adanya tambahan program pangan, pemerintah berharap kondisi ekonomi masyarakat prasejahtera dapat lebih stabil.

Program ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang momen penting nasional seperti bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kpm #bansos #kks