RADAR BOGOR - Bagi sebagian masyarakat, masalah desil yang tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya menjadi hambatan utama tidak cairnya bantuan sosial (bansos).
Dilansir dari YouTube Ach Haris Efendy, banyak keluarga yang sebenarnya tergolong prasejahtera, namun tercatat dalam desil 6 hingga 10, sehingga otomatis tidak bisa menerima bansos seperti PKH maupun BPNT.
Lantas, bagaimana cara mengubahnya?
Apa Itu Desil dan Siapa yang Menentukannya?
Desil adalah peringkat kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), bukan oleh Kementerian Sosial.
Namun, Kementerian Sosial menggunakan data desil milik BPS sebagai acuan dalam penyaluran bansos PKH dan BPNT.
Penilaian desil didasarkan pada berbagai faktor, di antaranya kepemilikan aset, penghasilan, kepemilikan tanah, dan kondisi tempat tinggal.
Nilai rata-rata per keluarga kemudian dihitung untuk menentukan masuk desil berapa seseorang.
Mengingat jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar sementara petugas survei BPS terbatas, pembaruan data tidak bisa dilakukan secara instan.
Seorang petugas bisa mendatangi hingga 500 keluarga atau lebih, sehingga proses pembaruan bisa memakan waktu satu hingga tiga bulan.
Data Desil Bisa Berubah
Perlu diketahui, data desil dapat berubah setiap tiga bulan sekali menyesuaikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Artinya, jika saat ini desil Anda tidak sesuai, ada peluang untuk dilakukan perubahan.
Baca Juga: Saldo KKS BRI Terisi Rp600 Ribu, Benarkah Bansos BPNT Tahap 2 Cair? KPM Wajib Simak Penjelasannya
Cara Mengajukan Perubahan Desil
Bagi masyarakat yang merasa desilnya tidak sesuai dengan kondisi nyata, pengajuan perubahan dapat dilakukan melalui dua jalur:
- Datang ke kantor Desa atau Kelurahan setempat dan sampaikan bahwa data desil Anda tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya.
- Datang ke kantor Dinas Sosial jika pihak desa atau kelurahan belum mengetahui prosedur perubahannya.
Setelah pengajuan, biasanya akan ada proses wawancara oleh petugas terkait kondisi sosial ekonomi, aset, dan pekerjaan. Sampaikan informasi dengan sejujurnya.
Selanjutnya, petugas dari BPS atau pendamping sosial akan melakukan kunjungan langsung ke rumah untuk melakukan verifikasi lapangan, memastikan kesesuaian antara keterangan yang disampaikan dengan kondisi nyata di rumah.
Jika data terbukti sesuai, desil bisa diubah, misalnya dari desil 5 turun menjadi desil 1 atau 2, sehingga berkesempatan menerima bansos.
Cara Cek Desil Secara Online
Untuk mengetahui masuk desil berapa dan bansos apa saja yang diterima, masyarakat bisa mengakses situs cekbansos.kemensos.go.id. Situs ini bisa dibuka melalui HP maupun komputer.
Cukup masukkan nomor KTP, dan informasi desil serta daftar bansos yang diterima akan muncul. Menariknya, tidak hanya data diri sendiri yang bisa dicek, melainkan juga data orang lain selama nomor KTP-nya diketahui.
Dengan langkah-langkah di atas, masyarakat yang desilnya tidak sesuai diharapkan segera mengajukan perubahan data agar bantuan sosial yang menjadi hak mereka bisa segera dicairkan.***
Editor : Eli Kustiyawati