Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cara Mengubah Desil yang Tidak Sesuai agar Bansos Bisa Cair Kembali, Bagi yang Masih Layak sebagai Penerima Bantuan

Eli Kustiyawati • Rabu, 1 April 2026 | 13:11 WIB
Ilustrasi pendamping sosial lakukan ground check untuk menentukan desil masyarakat (Foto: YouTube Kemensos RI)
Ilustrasi pendamping sosial lakukan ground check untuk menentukan desil masyarakat (Foto: YouTube Kemensos RI)

RADAR BOGOR - Bagi sebagian masyarakat, masalah desil yang tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya menjadi hambatan utama tidak cairnya bantuan sosial (bansos).

Dilansir dari YouTube Ach Haris Efendy, banyak keluarga yang sebenarnya tergolong prasejahtera, namun tercatat dalam desil 6 hingga 10, sehingga otomatis tidak bisa menerima bansos seperti PKH maupun BPNT.

Lantas, bagaimana cara mengubahnya?

Baca Juga: Kabar Terbaru Pencairan Bansos Susulan BPNT Rp600.000 Terpantau Cair di Wilayah Ini, KPM Cek KKS Segera

Apa Itu Desil dan Siapa yang Menentukannya?

Desil adalah peringkat kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), bukan oleh Kementerian Sosial.

Namun, Kementerian Sosial menggunakan data desil milik BPS sebagai acuan dalam penyaluran bansos PKH dan BPNT.

Baca Juga: Update Bansos Awal April 2026: Distribusi Bonus Pangan 20 Kg Beras dan Pencairan Susulan PKH-BPNT Melalui PT Pos

Penilaian desil didasarkan pada berbagai faktor, di antaranya kepemilikan aset, penghasilan, kepemilikan tanah, dan kondisi tempat tinggal.

Nilai rata-rata per keluarga kemudian dihitung untuk menentukan masuk desil berapa seseorang.

Mengingat jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar sementara petugas survei BPS terbatas, pembaruan data tidak bisa dilakukan secara instan.

Baca Juga: Siap-siap Bansos Tahap 2 Disalurkan ke KPM,  Pembagian Wilayah 1, 2 dan 3 untuk Pencairan PKH-BPNT Alokasi Tiga Bulan

Seorang petugas bisa mendatangi hingga 500 keluarga atau lebih, sehingga proses pembaruan bisa memakan waktu satu hingga tiga bulan.

Data Desil Bisa Berubah

Perlu diketahui, data desil dapat berubah setiap tiga bulan sekali menyesuaikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Artinya, jika saat ini desil Anda tidak sesuai, ada peluang untuk dilakukan perubahan.

Baca Juga: Saldo KKS BRI Terisi Rp600 Ribu, Benarkah Bansos BPNT Tahap 2 Cair? KPM Wajib Simak Penjelasannya

Cara Mengajukan Perubahan Desil

Bagi masyarakat yang merasa desilnya tidak sesuai dengan kondisi nyata, pengajuan perubahan dapat dilakukan melalui dua jalur:

Baca Juga: Percepatan Pencairan Bansos Tunai Cair Serentak Sudah Berlangsung, Simak Prosedur dan Syarat Pengambilannya

Setelah pengajuan, biasanya akan ada proses wawancara oleh petugas terkait kondisi sosial ekonomi, aset, dan pekerjaan. Sampaikan informasi dengan sejujurnya.

Selanjutnya, petugas dari BPS atau pendamping sosial akan melakukan kunjungan langsung ke rumah untuk melakukan verifikasi lapangan, memastikan kesesuaian antara keterangan yang disampaikan dengan kondisi nyata di rumah.

Jika data terbukti sesuai, desil bisa diubah, misalnya dari desil 5 turun menjadi desil 1 atau 2, sehingga berkesempatan menerima bansos.

Baca Juga: Bansos April 2026: Penerima Baru Mendominasi, Benarkah KPM Lama Terancam Coret, Ini Jadwal Cair PKH dan BPNT Tahap 2

Cara Cek Desil Secara Online

Untuk mengetahui masuk desil berapa dan bansos apa saja yang diterima, masyarakat bisa mengakses situs cekbansos.kemensos.go.id. Situs ini bisa dibuka melalui HP maupun komputer.

Cukup masukkan nomor KTP, dan informasi desil serta daftar bansos yang diterima akan muncul. Menariknya, tidak hanya data diri sendiri yang bisa dicek, melainkan juga data orang lain selama nomor KTP-nya diketahui.

Dengan langkah-langkah di atas, masyarakat yang desilnya tidak sesuai diharapkan segera mengajukan perubahan data agar bantuan sosial yang menjadi hak mereka bisa segera dicairkan.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan sosial #bpnt #Desil #bansos #pkh