KPM Mulai Pantau Saldo, Status SI Bansos PKH BPNT Tahap 2 Meluas dan PIP Mei 2026 Mulai Cair

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 21:09 WIB
Ilustrasi KPM penerima bansos PKH (Foto: Instagram @periuk_channel diperbarui oleh AI)
Ilustrasi KPM penerima bansos PKH (Foto: Instagram @periuk_channel diperbarui oleh AI)

RADAR BOGOR - Proses penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun 2026 masih terus berlangsung di berbagai daerah meski berada dalam masa libur Idul Adha. 

Sejumlah bantuan reguler dan tambahan mulai dipantau cair secara bertahap, mulai dari PKH, BPNT, Program Indonesia Pintar (PIP), hingga BLT Dana Desa dan bantuan pangan. 

Di saat bersamaan, masyarakat juga diminta lebih berhati-hati terhadap kabar yang belum memiliki dasar resmi serta berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan bansos.

Baca Juga: KK Luar Jawa Barat? Siswa SMP Depok Dipastikan Tak Bisa Daftar Sekolah Maung

1. Proses Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Sedang Berlangsung Bertahap

Melansir dari kanal Youtube Sukron Channel pada Kamis, 28 Mei 2026, penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 2 tahun 2026 masih terus diproses. 

Sebagian penerima bansos yang sebelumnya belum berhasil melakukan pengecekan rekening kini mulai melihat status pencairannya berubah ke tahap Standing Instruction (SI).

“Penerima bantuan atau KPM yang sebelumnya terkendala saat pengecekan rekening dan kini sudah masuk tahap Standing Instruction diminta menunggu proses lanjutan, sebab dana bantuan belum otomatis masuk ke KKS meski status telah berubah,” jelas narator melalui kanal Youtube Sukron Channel.

Baca Juga: Bukan Bali, 4 Destinasi Wisata Laut Tercantik di Sumatera Ini Dijamin Bikin Wisatawan Malas Pulang

Meski status tersebut sudah berubah, saldo bantuan belum langsung masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Proses pencairan tetap membutuhkan tahapan lanjutan sehingga pencairan berlangsung secara bertahap sesuai mekanisme bank penyalur.

KPM diminta melakukan pengecekan saldo secara berkala mulai akhir pekan, terutama bagi penerima yang sebelumnya belum berhasil melakukan transaksi pencairan bantuan.

2. Bantuan PIP Mulai Cair untuk Siswa SD hingga SMA

Program Indonesia Pintar (PIP) mulai terpantau cair pada 27 Mei 2026 di sejumlah rekening penerima. Bantuan pendidikan tersebut diberikan sesuai jenjang sekolah masing-masing peserta didik.

Baca Juga: Bukan Sekadar Air Terjun Biasa, 4 Destinasi Tersembunyi di Sulawesi Ini Akan Mengubah Standar Liburan Alam Anda

Siswa tingkat SD sederajat menerima bantuan sebesar Rp450 ribu. Untuk jenjang SMP sederajat, nominal bantuan mencapai Rp750 ribu. Peserta didik tingkat SMA dan sederajat menerima dana bantuan pendidikan dengan nominal mencapai Rp1,8 juta.

Distribusi dana PIP berlangsung secara bertahap menyesuaikan jadwal pencairan di tiap daerah serta mekanisme dari pihak penyalur.

3. BLT Dana Desa Mei 2026 Mulai Disalurkan

Selain bansos reguler, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa alokasi Mei 2026 juga mulai disalurkan di beberapa desa.

Baca Juga: Sasar Wilayah Perbatasan, BAZNAS Kota Bogor Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban ke Warga Mulyaharja 

Penerima bantuan diprioritaskan bagi warga yang tidak tercatat sebagai penerima PKH maupun BPNT. Selain itu, penerima juga harus masuk dalam kelompok desil 1 atau desil 2 berdasarkan data sosial ekonomi.

Penyaluran dilakukan mengikuti kebijakan dan jadwal masing-masing pemerintah desa setempat.

4. Bantuan Beras dan Minyak Goreng Masih Berlanjut

Distribusi bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari hingga Maret 2026 masih terus berlangsung bagi penerima yang sebelumnya belum memperoleh bantuan tersebut.

Baca Juga: Cek Fakta Bansos Tambahan Tahun 2026, Begini Kondisi Penyaluran PKH BPNT dan Bantuan Dana PIP

Penyaluran dilakukan bertahap karena proses distribusi di sejumlah daerah masih berjalan. Penerima yang belum mendapatkan bantuan diminta tetap memantau informasi resmi dari wilayah masing-masing.

5. Isu Penebalan Bansos Rp400 Ribu Belum Ada Kepastian

Informasi mengenai penebalan bansos sebesar Rp400 ribu kembali ramai dibahas di media sosial. Sampai penghujung Mei 2026, belum ada keterangan resmi yang diterbitkan terkait kelanjutan program bantuan tersebut.

Informasi yang beredar disebut merupakan pengulangan kabar lama yang sebelumnya pernah muncul pada tahun 2025. Sampai saat ini belum ada kepastian mengenai jadwal maupun mekanisme pencairannya.

Baca Juga: Gratis Tiket Masuk, 5 Bukit Terindah di Indonesia untuk Healing Anti Ribet, Ada yang Mirip Teletubbies hingga Spot Sunset Magis di Lombok

Sementara itu, bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng disebut masih dalam pembahasan untuk kelanjutan programnya. Pengumuman resmi terkait hal tersebut masih menunggu proses lanjutan.

6. Warga Diimbau Waspada Penipuan Berkedok Bansos

Di tengah proses pencairan bansos, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan program bantuan sosial.

Modus yang dilaporkan muncul antara lain survei palsu, pendataan fiktif, hingga pengambilan KKS oleh pihak tidak dikenal. Situasi seperti ini kerap dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab ketika masyarakat sedang menantikan proses pencairan bansos.

Baca Juga: Siap-siap Antre, Ini 5 Kuliner Ayam Penyet Rating Tertinggi di Bogor, Ada yang Sambalnya Sampai Bikin Menjerit

Masyarakat, khususnya penerima lanjut usia, diimbau lebih berhati-hati agar tidak sembarangan memberikan identitas pribadi ataupun menyerahkan kartu bantuan kepada pihak yang tidak dikenal jelas asal-usulnya.

Jika menemukan aktivitas mencurigakan, masyarakat disarankan melakukan verifikasi kepada pendamping PKH, aparat desa, maupun pihak kecamatan setempat.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube SUKRON CHANNEL
bpnt pip bansos pkh