RADAR BOGOR - Proses pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap kedua tahun 2026 mulai menunjukkan perkembangan di sejumlah wilayah.
Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan adanya perubahan status bantuan dari periode Januari-Maret menjadi April, Mei, dan Juni pada sistem pengecekan bansos.
Selain itu, beberapa bantuan lain seperti PIP dan bantuan pangan juga masih disalurkan secara bertahap selama Juni 2026.
1. Perubahan Status PKH BPNT Tahap 2 Mulai Terlihat di Sistem Bansos
Mengutip dari kanal Youtube Cek Bansos pada Kamis, 28 Mei 2026, bagi KPM yang status bantuannya berubah menjadi periode April, Mei, dan Juni, perkembangan tersebut menandakan proses pencairan sedang berjalan pada tahap lanjutan.
Di dalam sistem SIKS-NG, sejumlah penerima sudah melihat status SPM atau Surat Perintah Membayar.
Munculnya status SPM menunjukkan bahwa proses administrasi pencairan telah diteruskan ke bank penyalur seperti BSI, BRI, BNI, dan Mandiri.
Setelah tahap tersebut, penyaluran biasanya akan masuk ke proses Standing Instruction (SI) sebelum dana diterima oleh penerima manfaat.
Baca Juga: Bantuan Pangan Beras 20 Kg untuk 33 Juta KPM Disiapkan, Ini Perbedaan dengan Bansos BPNT Reguler
Proses pencairan setelah status SPM diterbitkan umumnya membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 14 hari kerja.
Karena itu, sebagian KPM diperkirakan mulai menerima bantuan menjelang awal Juni atau pada minggu pertama Juni 2026, tergantung proses distribusi di masing-masing wilayah.
KPM yang status bantuannya sudah masuk SPM disarankan tetap memantau perkembangan secara berkala melalui aplikasi maupun situs pengecekan bansos resmi.
2. Jenis Bansos yang Masih Disalurkan Selama Juni 2026
Baca Juga: KPM Mulai Pantau Saldo, Status SI Bansos PKH BPNT Tahap 2 Meluas dan PIP Mei 2026 Mulai Cair
Selain PKH dan BPNT reguler, terdapat beberapa jenis bantuan lain yang penyalurannya masih berlangsung pada Juni 2026.
Penyaluran dilakukan secara bertahap menyesuaikan data penerima dan kesiapan distribusi di lapangan.
Bansos Reguler Termin Susulan
Penyaluran termin susulan masih dilakukan bagi KPM yang sebelumnya belum menerima bantuan reguler. Kelompok ini mencakup penerima melalui PT Pos, wilayah 3T, hingga KPM yang baru memperoleh kartu KKS.
Baca Juga: Cek Fakta Bansos Tambahan Tahun 2026, Begini Kondisi Penyaluran PKH BPNT dan Bantuan Dana PIP
Penyaluran susulan dilakukan agar bantuan tetap dapat diterima oleh penerima yang sebelumnya mengalami kendala distribusi atau administrasi.
Bantuan PIP Tahun 2026
Program Indonesia Pintar (PIP) termin pertama tahun 2026 juga masih berjalan bagi siswa yang telah memiliki SK Nominasi maupun SK Pemberian.
Bantuan pendidikan tersebut dicairkan secara bertahap melalui bank penyalur sesuai jenjang pendidikan penerima.
Penerima bantuan pendidikan diminta memastikan rekening dan data sekolah tetap aktif agar pencairan tidak mengalami hambatan.
Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Penyaluran bantuan pangan masih berlangsung di sejumlah daerah dengan bentuk bantuan berupa 20 kilogram beras dan minyak goreng sebanyak 4 liter.
Distribusi dilakukan bertahap sesuai jadwal di masing-masing wilayah sehingga waktu penerimaan bantuan dapat berbeda antar daerah.
3. Realisasi Penyaluran Tahap Kedua Tahun 2026
Perkembangan penyaluran bansos tahap kedua juga mulai mendekati tahap penyelesaian di berbagai wilayah. Untuk bantuan PKH, realisasi penyaluran disebut telah mencapai sekitar 87 persen dari total kuota 10 juta KPM.
“Penyaluran bantuan PKH tahap kedua disebut telah mencapai sekitar 87 persen dari total target 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam daftar penerima tahun 2026. Sisa kuota sebesar 13 persen akan diselesaikan penyalurannya pada bulan Juni,” jelas narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Sisa sekitar 13 persen penerima masih menunggu proses penyaluran lanjutan yang dijadwalkan berlangsung selama Juni 2026.
Sementara itu, pada bantuan BPNT atau bantuan sembako, realisasi penyaluran disebut telah mencapai sekitar 80 persen. Adapun sisa penerima yang belum menerima bantuan masih masuk dalam jadwal termin susulan.
Perbedaan tingkat penyaluran tersebut terjadi karena proses distribusi dilakukan bertahap berdasarkan kesiapan data penerima, wilayah penyaluran, dan mekanisme distribusi dari bank maupun PT Pos.
4. Langkah Pengecekan Jika Bansos Belum Cair
KPM yang hingga kini belum menerima bantuan disarankan melakukan pengecekan status melalui jalur resmi agar dapat mengetahui posisi pencairan bantuan.
Pengecekan dapat dilakukan dengan menghubungi operator DTKS di tingkat desa atau kelurahan maupun melalui pendamping sosial setempat.
Selain itu, penerima juga dapat melakukan pengecekan mandiri melalui laman resmi Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id untuk melihat perkembangan status bantuan secara langsung.
Jika mengalami kendala administrasi atau masalah status bantuan, KPM juga dapat menghubungi layanan resmi Kementerian Sosial melalui call center 171 maupun kanal WhatsApp resmi yang tersedia.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : Youtube Cek Bansos