RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH Tahap 2 periode April-Juni 2026 kembali menjadi perhatian KPM.
Hal itu setelah sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan adanya dana bansos yang masuk ke rekening penerima pada 10 Juni 2026, diduga PKH tahap 2.
Sejumlah KPM bansos baru juga mulai memperoleh bantuan setelah hasil verifikasi menunjukkan bahwa mereka memenuhi kriteria sebagai peserta PKH.
1. PKH Susulan Tahap 2 Mulai Disalurkan
Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Rabu, 10 Juni 2026, pemerintah mulai menyalurkan PKH susulan Tahap 2 kepada KPM yang sebelumnya belum menerima bantuan untuk alokasi April, Mei, dan Juni 2026.
Selain itu, pencairan juga menyasar penerima yang sebelumnya hanya memperoleh BPNT, namun kini telah terdaftar sebagai penerima PKH setelah proses validasi data selesai dilakukan.
2. Sejumlah Wilayah Melaporkan Bantuan Sudah Cair
Baca Juga: Aliran Listrik di Sejumlah Wilayah Kota Bogor Kembali Padam, PLN Jelaskan Alasannya
Beberapa daerah disebut telah menerima pencairan bantuan dengan nominal yang berbeda sesuai komponen PKH masing-masing keluarga.
Ciamis dan Kediri menerima Rp975.000 untuk komponen balita dan satu anak SD.
Batang menerima Rp1.500.000 untuk komponen dua balita.
Cilacap, Bogor, dan Kebumen juga dilaporkan mulai menerima pencairan bantuan.
3. Informasi BLT Kesra dan Penebalan Bansos Perlu Dicermati
Beragam kabar mengenai BLT Kesra dan bantuan sosial tambahan yang beredar belakangan ini sebaiknya disikapi secara hati-hati sambil menunggu informasi resmi.
Hingga saat ini belum ada informasi resmi yang dapat dijadikan dasar bahwa program tersebut akan segera disalurkan. Karena itu, penerima bantuan disarankan menunggu pengumuman dari sumber resmi sebelum mempercayai informasi yang beredar.
4. Penyebab KKS Baru Belum Menerima Bantuan
Bagi pemegang KKS yang diterbitkan pada April hingga Juni 2026, bantuan yang belum cair disebut masih berkaitan dengan proses administrasi dalam sistem.
Baca Juga: Pemkab Bogor Pertahankan Predikat WTP Laporan Keuangan Tahun 2026, Optimistis Percepat Pembangunan
Status banyak penerima masih berada pada tahap “berhasil cek rekening”, sehingga pencairan belum dapat dilakukan sepenuhnya. Kondisi ini dilaporkan terjadi pada berbagai bank penyalur seperti BSI, Mandiri, BRI, dan BNI.
“Kondisi ini berlaku merata di semua bank penyalur, meliputi BSI, Mandiri, BRI, dan BNI.,” jelas narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
5. KKS Lama yang Belum Cair Diminta Segera Cek Data
Penerima yang sudah lama memiliki KKS tetapi belum menerima bantuan disarankan segera melakukan pengecekan data untuk memastikan status kepesertaannya masih aktif.
Pengecekan dapat dilakukan melalui:
Pendamping PKH setempat.
Operator DTKS di desa atau kelurahan.
Dinas Sosial kabupaten/kota.
Langkah tersebut penting untuk mengetahui kemungkinan adanya kendala administrasi, ketidaksesuaian data, atau masalah lain yang menyebabkan bantuan belum tersalurkan.
6. Penerima Diminta Aktif Memantau Status Bansos
KPM dianjurkan untuk rutin memantau perkembangan data kepesertaan dan status penyaluran bantuan. Dengan mengetahui kondisi terbaru data yang dimiliki, penerima dapat lebih cepat mengambil langkah apabila ditemukan kendala yang menghambat pencairan PKH maupun BPNT.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga