RADAR BOGOR - Menjelang 1 hari lagi batas akhir penutupan buku pencairan bantuan sosial (bansos) reguler untuk alokasi triwulan kedua (April, Mei, Juni 2026), Kementerian Sosial Republik Indonesia melakukan langkah akselerasi ganda.
Dilansir dari YouTube Cek Bansos, tidak hanya menyelesaikan sisa transfer saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang sempat tertunda, Kemensos juga mengunci basis data krusial bersama Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meluncurkan program pengalihan mandiri menyambut bansos tahap 3 (Juli, Agustus, September).
Pemerintah pusat resmi mengumumkan distribusi Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) yang kini memasuki penyaluran bansos termin keenam.
Baca Juga: Kejutan Juli 2026, Jadwal Bansos Tahap 3 Dimajukan Plus 5 Stimulus Baru
Program ini ditujukan sebagai stimulus pemutus rantai ketergantungan masyarakat terhadap bansos tunai gratisan.
Bantuan modal usaha senilai Rp5.000.000 per keluarga ini akan disalurkan langsung kepada sekitar 2.200 KPM yang tersebar di 114 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Dana PPSE tidak diberikan dalam bentuk uang tunai bebas belanja, melainkan dikonversi langsung menjadi paket barang produktif (seperti bahan baku sembako, alat produksi, atau sarana pendukung usaha harian).
"Setiap KPM usia produktif yang menyetujui program ini, wajib menandatangani lembar kesepakatan untuk keluar secara sukarela (graduasi mandiri) dari kepesertaan bansos reguler PKH maupun BPNT," ujar narator dalam YouTube Cek Bansos.
Tepat pada hari Minggu, 28 Juni 2026, arus transfer dana susulan bansos untuk menutup sisa kuota tahap 2 terpantau masih masuk secara masif ke dalam rekening KKS berbagai bank penyalur:
Baca Juga: Bansos Tambahan PPSE Rp5 Juta Segera Cair, Ini Kriteria Penerima dan Cara Masuk Daftarnya
• Bank Mandiri: Cair paket gabungan (Lansia + BPNT) senilai Rp1.200.000.
• Bank BRI: Cair komponen Ibu Hamil atau Balita + 1 Anak SD sebesar Rp975.000.
• Bank BNI: Saldo susulan KKS baru terbitan 2025 meluncur hingga Rp1.500.000.
KPM yang bansosnya belum sempat tercairkan pada bulan Mei lalu, diimbau segera melakukan pengecekan saldo secara berkala di gerai ATM terdekat atau agen bank resmi sebelum sistem penguncian data bansos tahap kedua berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 besok.***
Editor : Mutia Tresna Syabania