RADAR BOGOR - Kabar menggembirakan kembali datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dilansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, memasuki tanggal 30 Juni 2026, penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali dilaporkan berlangsung di berbagai daerah.
Sejumlah penerima mengaku saldo bantuan sudah masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), bahkan meski status pencairan pada aplikasi Cek Bansos masih menunjukkan keterangan SPM.
Berdasarkan berbagai laporan yang dibagikan para penerima, pencairan kali ini didominasi oleh pemegang KKS baru, khususnya yang menggunakan rekening Bank BRI.
Baca Juga: Little Bom Bom Bakery, Kafe Hidden Gem di Tengah Pasar Suryakencana Bogor
Hal ini menjadi angin segar bagi KPM yang sebelumnya masih menunggu pencairan tahap kedua.
Salah satu laporan yang diunggah pada 30 Juni 2026 menyebutkan bahwa pemilik KKS BRI untuk penyaluran bulan Mei akhirnya berhasil menerima bantuan.
Menariknya, meskipun aplikasi Cek Bansos belum memperbarui status menjadi SIKS atau SP2D, saldo bantuan sudah dapat ditarik melalui ATM maupun agen BRILink.
Dalam bukti transaksi yang dibagikan, seorang penerima berhasil mencairkan dana sebesar Rp1.575.000.
Baca Juga: Status Desil KPM Bisa Berubah, Ini Cara Cek dan Perbarui Data Bansos
Nominal tersebut diduga merupakan gabungan bantuan PKH dengan komponen tertentu serta BPNT yang masuk secara bersamaan.
Tidak hanya itu, laporan lain yang muncul beberapa jam kemudian juga memperlihatkan pencairan sebesar Rp600.000 untuk penerima KKS baru.
Dana tersebut langsung berhasil ditarik tunai pada pagi hari tanggal 30 Juni 2026.
Gelombang pencairan juga dilaporkan terjadi pada penerima yang sebelumnya mendapatkan KKS pada bulan April 2026.
Baca Juga: Liburan Hemat dan Dekat, Leuwi Kunten: Hidden Gem Healing di Sentul Bogor
Salah seorang KPM mengaku menerima dana Rp975.000, yang berasal dari komponen PKH untuk anak sekolah jenjang SD dan balita.
Dana tersebut diketahui telah masuk sejak 29 Juni 2026.
Fenomena menarik lainnya adalah masih banyak penerima yang mendapati status aplikasi Cek Bansos belum berubah, namun saldo di rekening KKS ternyata sudah tersedia.
Kondisi ini membuat banyak KPM mengimbau sesama penerima agar tidak hanya mengandalkan aplikasi, tetapi juga rutin melakukan pengecekan saldo secara langsung melalui ATM maupun agen bank.
Baca Juga: Dua Jabatan di Pemkot Bogor Kosong, Dedie Rachim Beri Sinyal Rotasi Pejabat 2 Pekan Lagi
Di wilayah Tangerang, penerima KKS Bank BRI juga melaporkan keberhasilan pencairan sebesar Rp1.350.000 pada pagi hari tanggal 30 Juni 2026.
Nominal tersebut diduga merupakan kombinasi bantuan PKH berdasarkan komponen yang dimiliki keluarga penerima.
Sementara itu, laporan pencairan susulan juga datang dari Palembang.
Meski tidak disertai rincian waktu transaksi, penerima memastikan bantuan melalui KKS baru Bank BRI sudah mulai masuk sehingga penerima lain diminta segera melakukan pengecekan.
Baca Juga: Selain PKH dan BPNT, Ini 3 Bansos Lain yang Disalurkan Juli 2026 Buat KPM
Gelombang pencairan tidak hanya terjadi di Pulau Jawa dan Sumatera.
Dari wilayah Mamuju, Sulawesi, seorang penerima juga membagikan bukti penarikan dana BPNT sebesar Rp595.000 pada 30 Juni 2026.
Selain itu terdapat laporan saldo Rp1.200.000 yang diduga berasal dari kombinasi PKH komponen lansia dan BPNT.
Berbagai nominal bantuan yang muncul menunjukkan bahwa besaran dana yang diterima setiap KPM berbeda-beda.
Baca Juga: Drunk Baker Ada di Blok M, Bakery Viral asal Bandung dengan Topping Banjir
Hal tersebut bergantung pada jenis bantuan yang diterima, jumlah komponen PKH dalam keluarga, serta apakah dana yang masuk merupakan pencairan tunggal atau gabungan dengan BPNT.
Selain Bank BRI, penerima yang menggunakan KKS Bank Mandiri maupun Bank BNI juga diimbau untuk segera mengecek rekening masing-masing.
Sebab proses penyaluran bansos masih terus berlangsung dan kemungkinan pencairan dapat terjadi secara bertahap sesuai proses validasi pemerintah.
Pemerintah memang menerapkan mekanisme pencairan bertahap sehingga tidak seluruh KPM menerima bantuan pada hari yang sama.
Baca Juga: Suhunya Bikin Menggigil, Ini 5 Kecamatan Tertinggi dan Terdingin di Kabupaten Bogor
Oleh karena itu, bagi masyarakat yang belum mendapati saldo masuk disarankan tetap bersabar dan melakukan pengecekan secara berkala.
Dengan semakin banyaknya laporan pencairan pada penghujung Juni 2026, harapan besar muncul agar seluruh KPM yang telah ditetapkan sebagai penerima segera memperoleh haknya tanpa kendala.
Para penerima juga diimbau menggunakan bantuan sesuai kebutuhan utama keluarga, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan, pendidikan anak, kesehatan, dan kebutuhan pokok sehari-hari.***
Editor : Khairunnisa RB