RADAR BOGOR - Salah satu keluhan yang paling banyak dialami Keluarga Penerima Manfaat (KPM) belakangan ini adalah kenaikan desil kesejahteraan secara tiba-tiba, misalnya dari desil 1 atau 2 menjadi desil 6 hingga 10.
Kondisi ini banyak terjadi menjelang penyaluran bansos tahap ketiga tahun 2026.
Berikut informasi lengkap mengenai Desil yang menentukan kepesertaan penerima bansos dilansir dari YouTube Pendamping Sosial
Baca Juga: Dua Jenis Bansos yang Masih Cair Hari Ini, Bukan PKH BPNT Tahap 3
Desil Bersifat Dinamis
Perlu dipahami bahwa status desil tidak bersifat permanen, melainkan dapat berubah naik maupun turun sesuai hasil pemutakhiran data sosial ekonomi atau sensus penduduk terbaru.
Jika desil naik ke level 6-10, hal ini menandakan sistem menilai kondisi ekonomi keluarga tersebut sudah tergolong mampu atau sejahtera.
Baca Juga: BPNT Tahap 3 Masuk Proses Verifikasi Rekening, Ini Penjelasan Lengkap Cek Rekening
Faktor-Faktor Penyebab Kenaikan Desil
Berdasarkan sistem pendataan otomatis, terdapat beberapa faktor yang dapat memengaruhi kenaikan desil seseorang, di antaranya:
- Memiliki kredit atau utang bank, cicilan motor bernilai besar, tabungan emas di pegadaian, atau utang pinjaman daring
- Memiliki tabungan di atas Rp5 juta di rekening bank mana pun
Baca Juga: Rincian Nominal Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 2026, Ini Perhitungan Lengkapnya
- Terdapat anggota keluarga yang bermain game online terlarang
- Memiliki sertifikat tanah, dua motor, atau satu mobil
- Kondisi rumah dengan lantai keramik dan dinding beton
- Pendapatan di atas Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)
Baca Juga: Rincian Nominal Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 2026, Ini Perhitungan Lengkapnya
- Anggota keluarga berstatus ASN, PNS, TNI, atau Polri
- Memiliki BPJS Ketenagakerjaan
- Daya listrik di atas 1300 watt
- Pasangan (suami/istri) bekerja sebagai karyawan swasta
Penting diketahui bahwa data-data tersebut dideteksi secara otomatis oleh sistem, bukan berdasarkan laporan manual dari petugas maupun masyarakat.
Baca Juga: Periode Salur Belum Berubah ke Juli-September, Apakah Bansos Bisa Cair? Simak Infonya
Cara Mengajukan Penurunan Desil
Bagi KPM yang merasa desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya, kesempatan mengajukan pembaruan data atau penurunan desil akan dibuka pada tanggal 1 hingga 10 Agustus 2026. Terdapat dua cara yang dapat ditempuh:
- Secara mandiri, melalui aplikasi Cek Bansos, dengan membuat akun, melakukan aktivasi, lalu mengajukan permohonan penurunan desil
- Secara offline, dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga ke operator SIKS-NG di desa/kelurahan setempat, pendamping sosial PKH, atau langsung ke Dinas Sosial setempat
Baca Juga: Bansos Tahap 3 Mulai Diproses, BPNT Sudah Masuk Verifikasi Rekening per 22 Juli 2026
Perlu dicatat bahwa keputusan penurunan desil tetap bergantung pada hasil pembacaan sistem.
Apabila sistem mendeteksi adanya aset atau kondisi yang sesuai dengan faktor-faktor di atas, maka desil tidak dapat diturunkan meski telah diajukan.
Kenaikan desil yang dialami banyak KPM merupakan hasil dari pembacaan sistem otomatis berdasarkan berbagai faktor ekonomi dan aset yang dimiliki.
Bagi yang merasa datanya tidak sesuai, pengajuan pembaruan data dapat dilakukan pada awal Agustus 2026 melalui jalur resmi yang telah disediakan pemerintah.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Pendamping Sosial