RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT kembali menjadi perhatian pada 18 Agustus 2026. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan saldo bantuan yang sudah masuk ke KKS dari beberapa bank penyalur.
Berdasarkan informasi pencairan yang beredar, dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel, bantuan PKH terlihat sudah masuk melalui KKS Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Sementara itu, pencairan BPNT masih berlangsung secara bertahap dan belum diterima oleh seluruh KPM.
Baca Juga: Sejak Minggu, KPM Ungkap Sudah Terima Bansos BPNT Melalui KKS Mandiri dan BNI
PKH KKS BRI Cair Rp225.000
Salah satu laporan pencairan menunjukkan PKH sudah masuk ke KKS Bank BRI pada 18 Agustus 2026.
Saldo tersebut kemudian ditarik tunai sebesar Rp225.000. Bantuan ini dilaporkan untuk komponen anak sekolah jenjang SD.
Ada pula KKS BRI yang menunjukkan pencairan PKH sebesar Rp975.000. Setelah dilakukan penarikan tunai, nominal yang diterima tercatat Rp973.000.
Bantuan tersebut dilaporkan untuk komponen balita dan anak sekolah SD.
Baca Juga: Daftar 6 Bansos Cair Pasca HUT RI ke-81 hingga Solusi Reaktivasi Status KPM Exclude
BPNT KKS BNI Mulai Terlihat Masuk
Selain PKH, terdapat laporan mengenai pencairan BPNT melalui KKS Bank BNI pada 18 Agustus 2026.
Saldo yang terlihat mencapai Rp600.000. Setelah dilakukan penarikan melalui agen BRILink, nominal yang diterima tercatat Rp585.000.
Baca Juga: Setelah PKH Cair, Kini Giliran Bansos BPNT Rp600 Ribu? Cek Status Terbarunya
Informasi ini menjadi salah satu tanda bahwa pencairan BPNT mulai terlihat pada KKS BNI, meskipun prosesnya masih bertahap.
KPM yang belum menerima saldo BPNT diimbau untuk tidak langsung panik karena waktu masuknya bantuan dapat berbeda antara satu wilayah dan wilayah lainnya.
PKH KKS Mandiri Sudah Cair
Pencairan PKH juga dilaporkan terjadi melalui KKS Bank Mandiri pada 18 Agustus 2026.
Baca Juga: Fenomena Double Bansos PKH BPNT di 4 Bank Penyalur 18 Agustus 2026
Salah satu KKS menunjukkan penarikan tunai sebesar Rp964.000. Ada pula KKS lain yang tercatat menerima bantuan sebesar Rp1.464.000.
Nominal bantuan PKH memang dapat berbeda karena disesuaikan dengan komponen yang dimiliki setiap keluarga penerima manfaat.
Sementara untuk BPNT melalui Bank Mandiri, pada sejumlah laporan disebutkan saldo belum masuk dan baru bantuan PKH yang terlihat cair.
PKH KKS BSI Cair di Aceh
Baca Juga: Ternyata Bansos BPNT Rp600 Ribu Belum Cair Massal, Tapi Bantuan Beras Mulai Dijadwalkan
Kabar pencairan juga datang dari KKS Bank BSI di wilayah Aceh.
Pada 17 Agustus 2026, terdapat laporan saldo PKH sebesar Rp975.000 untuk komponen balita dan anak sekolah SD.
Selain itu, terdapat KKS BSI yang menunjukkan saldo Rp1.200.000 pada 17 Agustus 2026. Laporan serupa juga menunjukkan nominal Rp1.200.000 pada KKS BSI lainnya.
Hal ini menunjukkan bahwa pencairan PKH melalui BSI juga sudah mulai terlihat di sejumlah penerima.
Baca Juga: Saldo Bansos BPNT Rp600 Ribu Cair di KKS Lama, Jadwal Surat Undangan Beras 30 Kg
Pencairan PKH dan BPNT Masih Bertahap
Dari berbagai laporan tersebut, terlihat bahwa pencairan bantuan sosial belum berlangsung secara serentak.
Ada KPM yang sudah menerima PKH, sementara BPNT belum masuk. Ada pula penerima yang sudah melihat saldo BPNT di KKS BNI, sedangkan KPM lainnya masih menunggu.
Perbedaan waktu pencairan bisa terjadi karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap. Oleh karena itu, KPM yang belum menerima bantuan pada 18 Agustus 2026 masih perlu menunggu proses berikutnya.
Baca Juga: Bansos PKH Cair Dua Kali di Agustus 2026, Bukan Pencairan Dobel Tahap 3
KPM Disarankan Cek Saldo Secara Berkala
Bagi KPM yang menantikan pencairan PKH maupun BPNT, pengecekan saldo KKS dapat dilakukan secara berkala melalui layanan atau kanal perbankan yang tersedia.
Jangan hanya berpatokan pada informasi dari KPM lain karena waktu pencairan setiap wilayah dan rekening penerima dapat berbeda.
Untuk BPNT tahap ketiga, pencairan juga masih dinantikan oleh KPM yang belum menerima bantuan. Dengan adanya laporan saldo yang mulai masuk di sejumlah bank, diharapkan proses penyaluran dapat segera merata.
KPM yang belum menerima bantuan diharapkan tetap bersabar dan memastikan KKS masih aktif serta melakukan pengecekan saldo secara berkala.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Arfan Saputra Channel