RADAR BOGOR - Kabar pencairan bansos BPNT tahap ketiga kembali membuat penerima bantuan melakukan pengecekan KKS.
Dilansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, sejumlah KPM melaporkan bahwa setelah sebelumnya mendapatkan PKH, saldo BPNT sebesar Rp600.000 akhirnya menyusul masuk pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Salah satu laporan berasal dari Semarang. Penerima yang sebelumnya mendapatkan PKH untuk kategori lansia dan balita kembali mengecek KKS Bank BNI miliknya.
Baca Juga: Ruang Ekspresi Seniman dan Budayawan Makin Terbuka di Kabupaten Bogor
Kali ini, saldo BPNT tahap ketiga sebesar Rp600.000 dilaporkan sudah masuk dan berhasil ditarik tunai.
Kabar tersebut menjadi perhatian karena sebagian KPM memang masih menunggu pencairan BPNT meskipun bantuan PKH sebelumnya sudah diterima.
Tidak hanya Semarang, laporan serupa datang dari beberapa wilayah lain.
Baca Juga: Jawa Barat Genap 81 Tahun, Dedi Mulyadi Tekankan Pemerataan Pembangunan hingga Efisiensi Anggaran
Pemegang KKS keluaran 2018 disebut telah berhasil menarik BPNT Rp600.000.
Ada pula pemegang KKS keluaran 2020 dan 2021 yang melaporkan saldo bantuan sudah masuk.
Di Kota Bandung, misalnya, pemegang KKS keluaran 2020 melaporkan pencairan BPNT pada pagi hari.
Baca Juga: Jangan Cuma Cek Bansos BPNT! Ada Bantuan Beras 30 Kg yang Mulai Dibagikan
Sedangkan dari Palembang, penerima dengan KKS Bank BNI juga menyampaikan kabar bahwa BPNT tahap ketiga telah cair dan dapat ditarik.
Sudah Berkali-kali Cek, Baru Hari Ini Cair
Beberapa penerima mengaku sebelumnya sudah melakukan pengecekan saldo berkali-kali.
Bahkan ada yang mengecek pada pagi, siang dan malam karena menunggu kepastian pencairan.
Baca Juga: Bansos Tahap 3 Gagal Cair Gegara Desil Naik? Segera Lakukan Hal Ini
Setelah beberapa hari belum ada perubahan, akhirnya saldo Rp600.000 dilaporkan masuk pada 22 Agustus.
Hal tersebut menjadi alasan bagi KPM yang belum menerima untuk tidak terlalu cepat menyimpulkan bahwa bantuan tidak cair.
Pencairan dapat berlangsung bertahap sehingga waktu masuknya saldo setiap penerima belum tentu sama.
Baca Juga: Dari Vihara, Masjid hingga Gereja, Ratusan Peserta Ikuti Parade Toleransi Kota Bogor
Meski demikian, masyarakat juga harus memahami bahwa adanya laporan pencairan di satu daerah tidak otomatis berarti semua KPM telah mendapatkan bantuan.
Ada Juga Bantuan Beras 30 Kg
Pada waktu yang hampir bersamaan, masyarakat juga melaporkan penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilogram.
Di Kota Langsa, Aceh, misalnya, penerima menyebut telah memperoleh kupon pengambilan beras.
Baca Juga: Harga Yamaha Classy Teranyar 2026, Mulai Rp22 Jutaan
Bantuan tersebut disebut diberikan untuk alokasi Juli, Agustus dan September.
Sementara di Bekasi, terdapat penerima yang mengaku memperoleh bantuan beras meskipun PKH dan BPNT tidak diterima.
Hal ini menunjukkan bahwa status penerimaan masing-masing program dapat berbeda.
Baca Juga: Harga Keluarga Maxi Yamaha Agustus 2026, TMAX Tembus Rp455 Juta
Di beberapa daerah lain, seperti Tangerang dan Bogor, masyarakat juga mulai menerima informasi mengenai jadwal pengambilan bantuan beras.
KPM Diminta Tetap Pantau Informasi
Dengan adanya laporan pencairan BPNT Rp600.000 dan pembagian beras 30 kilogram, masyarakat yang masih menunggu diharapkan tetap memantau informasi dari sumber resmi.
KPM yang menggunakan KKS dapat mengecek saldo secara berkala.
Baca Juga: Membaca Ulang Standar Honorarium Dosen Tidak Tetap di Perguruan Tinggi Swasta
Jika bantuan belum masuk, tidak perlu langsung panik karena proses penyaluran masih dapat berlangsung bertahap.
Penerima juga sebaiknya memastikan KKS masih aktif dan tidak memberikan PIN atau kode OTP kepada siapa pun.
Untuk informasi mengenai status penerima dan jadwal penyaluran, masyarakat dapat menghubungi pendamping sosial, pemerintah desa atau kelurahan, serta pihak bank penyalur sesuai wilayah masing-masing.
Jadi, bagi KPM yang sebelumnya sudah mendapatkan PKH tetapi BPNT belum masuk, 22 Agustus 2026 menjadi salah satu waktu yang patut diperhatikan untuk kembali mengecek KKS.***
Editor : Khairunnisa RBSumber : YouTube @arfan Saputra channel