RADAR BOGOR - Memasuki pekan akhir Agustus 2026, dinamika penyaluran bansos (PKH dan BPNT Triwulan 3) menyajikan berbagai fenomena menarik di lapangan.
Selain pencairan bansos reguler yang terus bergerak masif, publik sempat dihebohkan oleh bukti transaksi KPM yang mendapati saldo masuk secara fantastis hingga Rp4.190.000.
"Di sisi lain, bansos penunjang seperti Program Indonesia Pintar (PIP) serta pendistribusian Bantuan Pangan Beras 30 kg juga terus disalurkan secara serentak di berbagai daerah," kata narator dalam YouTube Info Bansos.
Baca Juga: Harga Emas Dunia Tembus USD 4.500 per Ons, Naik 10,92 Persen dalam Sebulan
Banyak masyarakat menduga adanya error sistem pada mesin EDCS/ATM saat melihat saldo KPM membengkak hingga Rp4,19 juta - Rp4,2 juta.
Namun, hal ini dipastikan bukan karena kesalahan sistem, melainkan kombinasi beberapa kondisi teknis berikut:
• Skema Penyaluran Multitahap (Double Rapelan): Terjadi pada KPM penerima KKS baru atau KPM yang pencairan Tahap 1 & 2 sebelumnya sempat tertunda. Sistem mencairkan tunggakan secara akumulatif.
• Validasi Sistem (BPNT Murni ke PKH + BPNT): KPM yang semula hanya terdaftar sebagai penerima BPNT murni, tervalidasi oleh sistem Kementerian Sosial masuk ke dalam komponen PKH (misalnya memiliki 2 balita, lansia, atau disabilitas).
Baca Juga: Rencana Revitalisasi Stasiun Bogor Masuk Babak Baru, MoU Diteken 25 Agustus
Simulasi Akumulasi:
PKH Tahap 2 & 3 (2 Komponen): Rp1.500.000 × 2 = Rp3.000.000
BPNT Tahap 2 & 3: Rp600.000 × 2 = Rp1.200.000
Total Akumulasi Cair: Rp4.200.000
BPNT Rp600.000 (Juli–September 2026): Masih disalurkan secara bergelombang melalui bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, dan BSI Aceh).
KPM yang status di SIKS-NG masih berupa SPM (Surat Perintah Membayar) diimbau bersabar karena proses transfer ke status Standing Instruction (SI) dilakukan bertahap.
Program Indonesia Pintar (PIP): Bagi peserta didik SD, SMP, hingga SMA/SMK yang telah melakukan aktivasi rekening SimPel, dana bantuan sekolah terpantau mulai cair bertahap (salah satunya penarikan sebesar Rp780.000 via Bank BNI).
Baca Juga: Upah Pungut Pajak Kabupaten Disorot KPK, Sekda Ungkap Ada Hak Bupati dan Wakil Bupati
Penyaluran fisik bantuan beras cadangan pemerintah alokasi 3 bulan (Juli, Agustus, September 2026) sebesar 30 kg terus berjalan:
Wilayah Jawa Barat (Kabupaten Bogor & sekitarnya): Berdasarkan edaran resmi Perum BULOG, pembagian fisik beras dijadwalkan berlangsung serentak mulai Selasa, 25 Agustus 2026 di kantor desa/kelurahan setempat.
KPM wajib membawa Surat Undangan Berbarcode resmi, KTP-el Asli, dan Kartu Keluarga (KK) Asli.***
Editor : Mutia Tresna SyabaniaSumber : Youtube Info Bansos