Desil Bansos Tak Sesuai? Jangan Panik, Begini Cara Sanggah via NIK

Khairunnisa RB • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:41 WIB
Ilustrasi pendataan sistem Desil KPM bansos PKH BPNT. Foto: YouTube Kemensos RI
Ilustrasi pendataan sistem Desil KPM bansos PKH BPNT. Foto: YouTube Kemensos RI

RADAR BOGOR - Masyarakat yang sedang mengecek status bantuan sosial perlu memahami bahwa data penerima bansos dapat mengalami perubahan. 

Hal ini berkaitan dengan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilakukan pemerintah secara berkala.

Salah satu hal yang sering menjadi perhatian adalah ketika masyarakat menemukan informasi mengenai desil keluarganya ternyata berbeda dari kondisi yang dirasakan sehari-hari.

Baca Juga: Jadwal Pencairan TPG Juli 2026 Masih Belum Jelas? Ini Penjelasan Dirjen GTK

Dalam kondisi seperti ini, masyarakat tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa data tersebut pasti salah atau bantuan akan otomatis dihentikan. 

Sistem desil merupakan pemeringkatan relatif yang dihitung berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi.

BPS menjelaskan bahwa penentuan desil mempertimbangkan banyak variabel, termasuk kondisi perumahan, akses air minum, energi untuk memasak, kepemilikan aset, listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, serta disabilitas.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mendapatkan Bansos Rp3,5 Juta dari Pemerintah? Begini Caranya

Karena menggunakan banyak indikator, satu perubahan kondisi tidak serta-merta mengubah desil sebuah keluarga.

Lalu bagaimana jika masyarakat menemukan data yang tidak sesuai?

Kemensos melalui laman resmi Cek Bansos menyediakan fasilitas pencarian data penerima manfaat. 

Baca Juga: Hati-hati Penipuan, Begini Prosedur Cairkan TPG Agustus 2026

Masyarakat dapat memasukkan NIK 16 digit sesuai KTP dan mengikuti proses verifikasi pada laman tersebut.

Selain pengecekan, BPS juga menjelaskan bahwa masyarakat dapat berpartisipasi dalam pemutakhiran data apabila menemukan informasi mengenai dirinya atau keluarganya yang belum sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Beberapa jalur yang disebutkan BPS adalah Cek Bansos Kemensos atau aplikasinya, SIKS-NG melalui operator desa/kelurahan, serta kanal Cek DTSEN.

Baca Juga: TPG Agustus 2026 Molor ke September? Guru Wajib Cek Info GTK Sekarang

Namun perlu diperhatikan, mengajukan pembaruan bukan berarti desil otomatis berubah. 

Informasi yang diberikan akan masuk dalam proses pemutakhiran dan kemudian dilakukan penghitungan kembali berdasarkan data dan metode yang berlaku.

Hal ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan jasa untuk “menurunkan desil” atau menjamin bansos cair dengan imbalan tertentu. 

Baca Juga: Bisa Lewat SIKS-NG, Begini Cara Update Data DTSEN Biar Bansos Akurat

Penentuan desil dilakukan melalui proses pengolahan data dan tidak bisa dijamin hanya berdasarkan permintaan seseorang.

Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap informasi palsu mengenai pencairan bansos.

Untuk mengetahui informasi mengenai status data, sebaiknya gunakan kanal pemerintah yang resmi.

Baca Juga: Dekat dengan Kawasan Gunung Gede, Warga Caringin Bogor Diminta Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

Laman Cek Bansos Kemensos sendiri menjelaskan bahwa sumber data yang digunakan adalah DTSEN. 

Sedangkan desil merupakan kelompok kesejahteraan yang terdiri dari 10 kelompok. 

Desil 1 berada pada kelompok kesejahteraan 10 persen terbawah dan desil 10 berada pada kelompok 10 persen tertinggi.

Baca Juga: Pahami 3 Kondisi SKTP Penentu Cairnya TPG Juli dan Agustus 2026

Dengan sistem data yang terus diperbarui, posisi keluarga juga dapat mengalami perubahan seiring perubahan kondisi sosial ekonomi.

Karena itu, masyarakat yang merasa kondisi datanya belum sesuai sebaiknya mengambil langkah resmi: cek data, pastikan identitas benar, kemudian gunakan mekanisme pembaruan yang disediakan pemerintah.

Yang tidak kalah penting, masyarakat jangan memberikan NIK, nomor KKS, PIN, OTP, atau data perbankan kepada orang yang mengaku dapat membantu pencairan bansos.

Informasi resmi mengenai pengecekan penerima manfaat dapat diakses melalui laman Cek Bansos Kemensos, sedangkan informasi mengenai DTSEN dan desil dapat diperoleh melalui kanal resmi BPS.***

Editor : Khairunnisa RB
Sumber : kemensos.go.id, bps.go.id
desil bansos Desil Kemiskinan DTSEN