Ada Potensi Rapelan Besar! Cek KKS Baru dan Status Bansos PKH BPNT Anda

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:07 WIB
Ilustrasi pencairan bansos PKH BPNT kepada KPM (Instagram @kecsemarangselatan)
Ilustrasi pencairan bansos PKH BPNT kepada KPM (Instagram @kecsemarangselatan)

RADAR BOGOR - Memasuki akhir Agustus 2026, masih ada KPM yang belum menerima pencairan bantuan sosial (bansos) PKH maupun BPNT melalui KKS. Kondisi ini belum tentu berarti bantuan gagal cair karena penyaluran masih dilakukan bertahap melalui BRI, BNI, Mandiri, dan BSI. Sebagian KPM yang sebelumnya tertunda juga mulai menunjukkan perkembangan status pada SIKS-NG.

Melansir dari kanal Youtube Info Bansos padaJumat, 28 Agustus 2026, sejumlah transaksi yang sebelumnya belum masuk tahap pembayaran kini dilaporkan berubah menjadi SPM (Surat Perintah Membayar). Dalam riwayat bantuan, terdapat nominal seperti Rp375.000 dan Rp600.000 untuk periode Juli-September 2026.

Setelah SPM, proses masih berlanjut ke SP2D, kemudian SI (Standing Instruction). Jika sudah mencapai SI, dana selanjutnya diproses menuju rekening KKS. Berdasarkan tahapan tersebut, pencairan bagi KPM yang masih tertunda berpotensi berlanjut pada awal September 2026.

Baca Juga: IPB University Latih Warga Mulyaharja Bogor Budidaya Lele dan Kangkung dalam Ember

KPM KKS Baru Berpotensi Mendapat Rapelan

KPM yang berpindah dari penyaluran melalui PT Pos ke KKS baru pada Agustus 2026 menjadi salah satu kelompok yang perlu memperhatikan saldo rekening. Sebagian data menunjukkan adanya proses untuk dua periode sekaligus, yakni April-Juni dan Juli-September 2026.

Jika seluruh alokasi tersebut memenuhi syarat pencairan dan KPM juga menerima PKH serta BPNT, saldo yang masuk bisa lebih besar karena merupakan akumulasi beberapa periode. Nominal yang disebutkan dapat mencapai sekitar Rp1,2 juta, Rp2,4 juta hingga Rp4,2 juta, tetapi tidak semua KPM akan menerima jumlah yang sama.

“KPM yang tervalidasi menerima kombinasi PKH dan BPNT sekaligus berpotensi menarik saldo dengan nominal yang cukup besar (mulai dari Rp1,2 juta, Rp2,4 juta, hingga Rp4,2 juta) karena merupakan akumulasi rapelan dan komponen ganda,” ungkap narator melalui kanal Youtube Info Bansos.

Baca Juga: 48 Siswa SDN Perwira Kota Bogor Belajar di Museum Pajajaran, Wuri Majid: Belajar Sejarah Langsung

PKH dan BPNT Berpotensi Berlanjut pada September

Pencairan PKH dan BPNT tahap Juli-September masih berlangsung secara bertahap. Karena itu, KPM yang saldo KKS-nya belum masuk sampai akhir Agustus masih perlu memantau perkembangan status bantuan.

Perbedaan waktu pencairan dapat terjadi berdasarkan kesiapan data, rekening, bank penyalur, maupun wilayah. Jadi, saldo kosong pada akhir Agustus belum dapat dijadikan patokan bahwa bantuan tidak akan diterima.

Bantuan Lain yang Perlu Dicek

Selain PKH dan BPNT, terdapat bantuan lain yang masih perlu diperhatikan pada September 2026.

Baca Juga: Beredar SP2D TPG ASN Terbit 31 Agustus, Akankah Cair Senin? Cek Faktanya

PIP/KIP masih dicairkan secara bertahap melalui rekening SimPel bagi siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK yang memenuhi ketentuan dan telah melakukan aktivasi rekening.

Sementara itu, bantuan pangan beras alokasi Juli-September disalurkan dalam bentuk beras melalui mekanisme distribusi yang melibatkan Bulog serta kantor desa atau kelurahan.

Dengan demikian, KPM yang belum menerima saldo pada akhir Agustus masih memiliki kemungkinan memperoleh pencairan pada tahap berikutnya.

Baca Juga: KKS Mana Lagi yang Cair? Intip Update Bansos BPNT Tahap 3 Akhir Agustus 2026

Pemantauan status SIKS-NG, rekening KKS, serta informasi penyaluran di wilayah masing-masing menjadi hal penting, terutama bagi penerima yang statusnya sudah bergerak ke SPM, SP2D, atau SI.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : Youtube Info Bansos
bpnt spm bansos kks pkh