RADAR BOGOR - Informasi mengenai adanya penebalan bantuan sosial (bansos) berupa uang sebesar Rp400.000 kembali beredar di media sosial. Kabar tersebut membuat sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mempertanyakan apakah akan ada tambahan saldo yang masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) pada 2026, khususnya di tengah proses pencairan PKH dan BPNT tahap 3.
Namun, melansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Sabtu, 29 Agustus 2026, informasi mengenai penebalan bansos berupa uang Rp400.000 pada 2026 belum memiliki kepastian resmi. Kabar yang beredar disebut berasal dari informasi lama pada 2025 yang kembali diunggah dan disebarkan di sejumlah grup media sosial.
Baca Juga: Haornas 2026 di Kota Bogor Jadi Momentum Persiapan Sambut Porprov XV Jawa Barat
Pada 2025 memang pernah terdapat tambahan bantuan BPNT sebesar Rp200.000 per bulan selama dua bulan. Dengan demikian, total bantuan yang diterima mencapai Rp400.000. Kebijakan tersebut menjadi salah satu alasan munculnya kembali informasi serupa dan dikaitkan dengan penyaluran bansos 2026.
Penebalan Bansos Rp400.000 Belum Dipastikan pada 2026
Kabar mengenai tambahan saldo Rp400.000 perlu dibedakan dengan kebijakan penebalan bansos yang pernah berlangsung pada 2025.
Informasi lama tersebut tidak dapat langsung dijadikan dasar bahwa bantuan dengan nominal yang sama akan kembali diberikan pada 2026.
Baca Juga: KPM KKS Baru Berpotensi Terima Bansos Double di September 2026, Ini Penjelasannya
Untuk 2026, belum ada kepastian mengenai penebalan bansos dalam bentuk uang sebesar Rp400.000. Keputusan mengenai kemungkinan adanya tambahan bantuan masih menunggu arahan lebih lanjut.
“Kabar tambahan bansos Rp400 ribu yang ramai dibagikan ternyata bukan informasi baru, melainkan kabar tahun 2025 yang kembali muncul dan belum memiliki kepastian,” ungkap narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.
Karena itu, KPM sebaiknya tidak langsung menganggap informasi yang beredar di media sosial sebagai kepastian pencairan. Informasi mengenai nominal, jadwal, maupun penerima tambahan bansos perlu menunggu ketetapan yang benar-benar berlaku.
Baca Juga: Siap-Siap, PKH BPNT Cair Beruntun September 2026, Simak Status SIKS-NG Terkini
Ada Penebalan dalam Bentuk Bantuan Beras
Berbeda dengan isu tambahan uang Rp400.000, bantuan pangan berupa beras 10 kilogram per bulan dilaporkan mulai disalurkan di sejumlah daerah. Jika alokasi Juli, Agustus, dan September diterima secara lengkap, jumlah bantuan beras yang diterima mencapai 30 kilogram atau tiga karung.
Bantuan pangan tersebut menyasar KPM yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4. Namun, status sebagai penerima pada kelompok desil tersebut tidak otomatis menjamin seluruh KPM mendapatkan bantuan, karena masih terdapat proses pemutakhiran dan penentuan penerima.
Beberapa kondisi juga dapat menyebabkan KPM tidak lagi masuk dalam daftar penerima. Di antaranya perubahan kondisi ekonomi yang membuat desil meningkat, kepemilikan aset tertentu seperti kendaraan roda empat, maupun adanya indikasi aktivitas yang masuk kategori game online terlarang.
Baca Juga: Bansos Terindikasi Transaksi Online Terlarang tapi Merasa Tidak Melakukan? Begini Cara Sanggahnya
Cek Lagi Saldo KKS untuk PKH dan BPNT Tahap 3
Di tengah proses penyaluran bansos tahap 3 2026, KPM pemegang KKS juga disarankan kembali mengecek saldo rekening bantuan. Hal ini terutama penting bagi penerima yang mendapatkan dua program sekaligus, yaitu PKH dan BPNT.
Pencairan kedua bantuan tersebut tidak selalu muncul pada waktu yang sama. Dalam kondisi tertentu, saldo PKH dapat lebih dahulu masuk ke KKS, sementara saldo BPNT baru menyusul setelah proses penyalurannya berjalan.
Untuk BPNT tahap 3, alokasi bantuan yang menjadi perhatian KPM adalah Rp600.000. Karena pencairan dilakukan secara bertahap, perbedaan waktu masuknya saldo antar-KPM maupun antarwilayah masih dapat terjadi.
Baca Juga: Surya Kancana: Ketika Pengabdian Menjadi Jalan Sejarah
KPM yang sebelumnya hanya mendapatkan salah satu bantuan juga perlu memperhatikan kemungkinan perubahan status. Termasuk penerima baru atau KPM hasil validasi yang sedang diproses untuk mendapatkan bantuan pada tahap berjalan.
Penyaluran Masih Dapat Berlanjut hingga September
Memasuki September 2026, proses penyaluran PKH dan BPNT tahap 3 masih berpotensi berlangsung bagi KPM yang belum menerima bantuan. Artinya, belum masuknya saldo pada saat tertentu tidak serta-merta menunjukkan bahwa KPM sudah pasti tidak mendapatkan pencairan.
Baca Juga: Respons Cepat Kementerian Sosial Bantu Korban Gempa Nagekeo, NTT
Perbedaan waktu penyaluran dapat dipengaruhi oleh tahapan administrasi, validasi data, proses rekening, serta mekanisme penyaluran melalui bank yang digunakan masing-masing KPM.
Karena itu, KPM yang statusnya masih memenuhi ketentuan dapat melakukan pengecekan secara berkala tanpa langsung menyimpulkan bahwa bantuannya gagal cair.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Diary bansos