RADAR BOGOR - Kabar soal pencairan penebalan bantuan sosial (bansos) senilai Rp400.000 kembali ramai dibicarakan warganet di berbagai grup Facebook pada Agustus 2026 ini.
Banyak keluarga penerima manfaat (KPM) yang berharap-harap cemas menantikan dana tambahan tersebut cair ke rekening Bank Himbara mereka. Namun, benarkah informasi ini valid?
Postingan Lama 2025 Beredar Lagi, Picu Salah Paham
Dikutip dari kanal YouTube Diary Bansos, sejumlah akun di media sosial ramai membagikan tangkapan layar bertuliskan ucapan syukur karena penebalan bansos senilai Rp400.000 disebut cair di Bank Mandiri, BRI, hingga BNI.
Baca Juga: BPNT Cair Lagi ke Bank Mandiri, BNI, BRI, Dua Wilayah Ini Terima Undangan Beras 30 Kg
Postingan semacam ini menyebar cepat dan membuat banyak KPM ikut menantikan pencairan serupa.
Setelah ditelusuri, isu penebalan bansos yang beredar pada pertengahan 2026 ternyata menggunakan rekaman dan tangkapan layar lama dari tahun 2025.
“Isu mengenai adanya penebalan bansos pada pertengahan 2026 yang beredar di media sosial menggunakan rekaman lama tahun 2025. Jadi postingan tahun 2025 itu diposting lagi di tahun 2026,” ujar saluran Diary Bansos.
Baca Juga: Yes, Bansos PKH BPNT Tahap 3 Masih Cair! KPM Lama dan Baru, Periksa Perkembangan Saldo Sekarang
Postingan yang sama diunggah ulang seolah-olah menjadi informasi baru di tahun ini, sehingga sempat dinilai sebagai berita hoaks atau setidaknya informasi yang belum memiliki kepastian resmi.
Fakta di Balik Angka Rp400.000
Angka Rp400.000 yang ramai disebut-sebut bukanlah isapan jempol belaka, namun berasal dari kebijakan tahun sebelumnya.
Pemerintah memang pernah mencairkan tambahan atau penebalan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp200.000 per bulan selama dua bulan, yakni alokasi Juni dan Juli 2025, sehingga totalnya mencapai Rp400.000 bagi sekitar 18,3 juta KPM.
Baca Juga: Cek Fakta Beredarnya Isu Bansos Penebalan Uang dan Update Penyaluran Beras 30 Kg
Kebijakan penebalan bansos sendiri sifatnya kondisional, artinya tidak otomatis dikeluarkan setiap tahun.
Pemerintah akan mempertimbangkan situasi dan kondisi ekonomi terkini sebelum memutuskan apakah penebalan perlu digulirkan kembali.
Kemensos: Masih Tunggu Arahan Presiden
Untuk kondisi di tahun 2026, Kementerian Sosial menyatakan masih menunggu arahan resmi dari Presiden terkait rencana kebijakan penebalan bansos.
Baca Juga: Update Pencairan Bantuan Sosial KLJ, KPDJ, dan KAJ Rp300.000 dari Pemprov DKI Jakarta
Artinya, hingga saat ini belum ada kepastian apakah dana tambahan Rp400.000 tersebut akan kembali dicairkan kepada KPM PKH dan BPNT.
“Informasi terkini di tahun 2026, Kementerian Sosial menyatakan masih menunggu arahan resmi dari Presiden terkait dengan rencana kebijakan penebalan bansos tersebut,” demikian penjelasan yang beredar dari sumber YouTube Diary Bansos.
Bagi KPM yang berharap mendapatkan penebalan bansos di tahun ini, ada baiknya menahan ekspektasi terlebih dahulu. Sebab, seperti disampaikan, kebijakan tersebut masih belum ada kepastiannya dan sepenuhnya bergantung pada arahan Presiden yang melihat kondisi ekonomi nasional.
Baca Juga: Siap-siap Pencairan Bansos Beruntun September 2026: KPM KKS Baru Bakal Terima Rapel
Waspada Hoaks, Cek Sumber Resmi
KPM dihimbau untuk tidak mudah percaya pada postingan yang beredar di grup-grup media sosial tanpa memverifikasi kebenarannya terlebih dahulu.
Masyarakat dapat melaporkan postingan yang berpotensi hoaks agar tidak semakin menyesatkan khalayak luas.
Untuk memastikan status bansos, KPM disarankan mengecek langsung melalui kanal resmi Kementerian Sosial RI, bukan mengandalkan informasi dari akun pribadi di media sosial yang belum tentu kredibel.
Baca Juga: KKS Baru Berpeluang Dapat Bansos PKH BPNT Beruntun September 2026, Cek Statusnya
Hingga kini, kepastian soal penebalan bansos Rp400.000 di 2026 masih menggantung di tangan pemerintah.***
Editor : Asep SuhendarSumber : YouTube Diary bansos