RADAR BOGOR - Baru-baru ini, jagat media sosial seperti Facebook, TikTok, hingga Instagram Reels dihebohkan oleh beredarnya kabar mengenai pencairan bantuan sosial (bansos) tambahan.
Dalam video tersebut, pemilik akun menyebutkan pencairan "Bansos Penebalan Tunai Rp400.000" di kartu KKS (Bank Mandiri, BRI, BNI).
Berdasarkan informasi yang dikutip dari YouTube Info Bansos, video tersebut dipastikan hoaks atau informasi lama.
Baca Juga: Cair Agustus 2026, Ini 5 Alur Pelaksanaan Pemberian Bansos PIP yang Harus Diketahui
"Kabar mengenai masuknya saldo penebalan uang Rp400.000 di KKS itu dipastikan tidak benar," ucap narator YouTube tersebut.
Agar tidak terjadi salah paham di kalangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), berikut adalah poin-poin penting isi video yang perlu dipahami:
1. Klarifikasi Video Viral dan Struk ATM/EDC
Bukti dan video yang beredar merupakan rekaman lama dari tahun anggaran 2025 (saat pemerintah memberikan penebalan bantuan pangan tunai Rp200.000/bulan untuk alokasi Juni-Juli 2025) yang diunggah ulang oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Apakah KPM PKH dan BPNT 'Exclude' Menerima Bansos Beras 30 Kg? Ini Penjelasannya
2. Bukti Teknis di Aplikasi SIKS-NG
Keabsahan kabar ini juga dibuktikan secara teknis melalui aplikasi monitoring resmi Kementerian Sosial.
Berdasarkan pengecekan langsung di sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation), tidak ada menu/alokasi anggaran untuk "penebalan bansos tunai Rp400.000".
Pencairan yang ada di sistem hanya pencairan reguler seperti PKH dan BPNT alokasi Juli-September 2026 yang statusnya masih bertahap dari SPM ke SI (Standing Instruction).
Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Memburuk, Lakukan 5 Tips Ini untuk Lindungi Kesehatan
3. Belum Ada Regulasi Resmi dari Kemensos
Pencairan bansos dari pemerintah pusat selalu didasari oleh keputusan dan edaran resmi.
Hingga saat ini, pihak Kementerian Sosial (Kemensos) maupun Kemenko Perekonomian belum mengeluarkan edaran atau instruksi resmi terkait adanya bansos penebalan berbentuk uang tunai untuk tahun 2026.
Baca Juga: BGN Bongkar Dugaan Pemalsuan Dokumen di Belasan SPPG
Kesimpulan untuk Masyarakat
Masyarakat diminta untuk lebih teliti dan bijak dalam menyaring informasi yang beredar di internet.
Jangan terburu-buru mengecek KKS ke ATM hanya karena melihat postingan video yang belum terverifikasi kebenarannya.
Baca Juga: Pabrik Styrofoam di Cileungsi Bogor Kebakaran, 7 Mobil dan Ruang Produksi Hangus
Pastikan selalu memantau informasi resmi dari pendamping sosial atau saluran berita tepercaya.***
Editor : Robecca SesariaSumber : Youtube Info Bansos